Rabu, 29 Jan 2020
radartulungagung
icon featured
Trenggalek

Bayi 26 Hari Diculik

05 Desember 2019, 04: 00: 59 WIB | editor : Andrian Sunaryo

SELAMAT: MSA digendong kerabatnya. MSA sempat dikabarkan hilang, tapi ditemukan kembali dengan kondisi sehat.

SELAMAT: MSA digendong kerabatnya. MSA sempat dikabarkan hilang, tapi ditemukan kembali dengan kondisi sehat. (HENNY SURYA AKBAR PURNA PUTRA/RADAR TRENGGALEK)

KOTA, Radar Trenggalek - Sebagian warga Dusun Buret, Desa Buluagung, Kecamatan Karangan, sempat digegerkan kabar bayi usia 26 hari yang diduga diculik, kemarin (4/12). Sebab, bayi pasangan suami istri (pasutri) Ahmad Rozikin dan Siti Komariah, berinisial MSA, hilang ketika tidur bersama dengan mereka. Diperkiraan bayi laki-laki itu hilang dini hari.

Paman MSA, Waras mengatakan, dari informasi yang diperoleh, kejadian itu sekitar pukul 04.00. Bermula ketika Sukarti (nenek MSA, Red) usai salat Subuh di masjid dan pulang ke rumah. Kala itu, Siti Komariah dan Ahmad Rozikin tidur menemani buah hatinya di kamar berukuran sekitar 3 x 4 meter. MSA berada di tengah kedua orang tuanya. "Mereka tidur dengan kepala di barat dan kaki di timur," ungkapnya.

Waras melanjutkan, saat Siti Komariah bangun, ternyata anaknya tidak di tempat tidur dengan luas sekitar 2,5 x 3 meter tersebut. Kala itu Siti berpikir positif. Sebab, mengira kalau anaknya dibawa neneknya jalan-jalan. Namun ketika si nenek kembali, Siti Komariah menanyakan anaknya. Suasana menjadi tegang karena neneknya tidak mengetahui MSA karena dia pergi salat Subuh. "Sejak pukul 05.00, warga berkumpul di rumah Ahmad Rozikin karena mendengar kabar kalau MSA hilang," ujarnya.

Waras mengatakan, mengetahui cucunya hilang, Sukarti langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Karangan. “Pihak keluarga langsung ke Polsek Karangan,” katanya.

Waras melanjutkan, informasi dari tetangga, pada pukul 05.00 terdengar suara tangisan bayi. Namun, tetangga tersebut tidak mengecek sumber suara itu. Karena dia mengira itu suara anak kambing yang kandangnya tak berada jauh dari situ.

Waras menambahkan, sekitar pukul 10.00, mendengar jika MSA ditemukan dan terduga penculik diamankan polisi. Para penculik tersebut ke Polres Trenggalek. "Ayah, ibu, dan nenek MSA pun sudah bertemu anaknya di polres," katanya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Trenggalek AKP Sumi Andana membenarkan kejadian tersebut. Memang bayi sempat hilang, tapi sudah ditemukan. Kejadian itu di Dusun Buret, Desa Buluagung, Kecamatan Karangan. Di sisi lain, pihaknya mengaku telah mengamankan tiga orang diduga pelaku atas kasus tersebut. "Untuk motif, langsung disampaikan oleh Kapolres Trenggalek," tegasnya. (*)

(rt/pur/dre/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia