Rabu, 29 Jan 2020
radartulungagung
icon featured
Tulungagung

Anggota DPR RI Anggia Ermarini Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan

07 Desember 2019, 09: 00: 59 WIB | editor : Andrian Sunaryo

NASIONALISME: Anggota DPR RI Anggia Ermarini (tengah) menyerahkan bantuan kepada anggota PC Fatayat NU Tulungagung. didampingi Ketua PC Fatayat NU Tulungagung Siti Kusnul Kotimah (dua dari kanan) foto bersama peserta

NASIONALISME: Anggota DPR RI Anggia Ermarini (tengah) menyerahkan bantuan kepada anggota PC Fatayat NU Tulungagung. didampingi Ketua PC Fatayat NU Tulungagung Siti Kusnul Kotimah (dua dari kanan) foto bersama peserta (ANANIAS AYUNDA PRIMASTUTI/RATU)

BOYOLANGU, Radar Tulungagung – Maraknya isu radikalisme di masyarakat menjadi salah satu permasalahan yang harus segera diatasi. Karena itu, Anggia Ermarini, anggota DPR RI dari PKB menggelar sosialisasi 4 pilar. Yakni Pancasila, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, dan UUD 45. Acara tersebut digelar di aula kantor PC NU Tulungagung, kemarin (6/12).

Anggia mengatakan, sebagai anggota MPR, sudah menjadi kewajiban menyosialisasikan nilai-nilai 4 pilar kepada masyarakat. Menurut anggota Komisi IX, isu-isu nasionaliasme harus terus menerus di-update seiring dengan perkembangan zaman. “Meskipun masyarakat sudah paham nasionalisme, penting untuk terus diingatkan dan menambah wawasan,” jelasnya.

Ketum PP Fatayat NU ini melanjutkan, isu-isu radikalisme menjadi isu menarik untuk dibahas. Sebab, di zaman serba modern seperti sekarang, radikalisme menjadi permasalahan cukup serius. Untuk itu, penting menyosialisasikan 4 pilar ini sebagai fondasi dalam hidup berbangsa dan bernegara. “Bisa jadi masalah radikalisme pada zaman pendahulu kita dengan zaman sekarang ini beda. Bisa jadi radikalisme dulu tidak separah sekarang,” imbuhnya.

TANGKAL RADIKALISME: Anggia Ermarini menyampaikan materi 4 pilar dalam acara dialog kebangsaan menangkal radikalisme dan berita hoax di era milenial dalam bingkai NKRI.

TANGKAL RADIKALISME: Anggia Ermarini menyampaikan materi 4 pilar dalam acara dialog kebangsaan menangkal radikalisme dan berita hoax di era milenial dalam bingkai NKRI. (ANANIAS AYUNDA PRIMASTUTI/RATU)

Wanita berjilbab ini tak menampik, perkembangan media sosial seperti Facebook, WhatsApp, dan Instagram menjadi salah satu faktor. Sebab, media sosial yang bersifat real time atau cepat memiliki dampak besar. “Dulu ada mata pelajaran P4 di sekolah. Sekarang, meski sudah tidak ada, bagaimana mentransfer nilai-nilai nasionalisme ini dapat dimaknai oleh masyarakat,” terangnya.

Sementara itu, Ketua PC Fatayat NU Tulungagung Siti Kusnul Kotimah sangat mendukung kegiatan sosialisasi 4 pilar ini. Sebab, sebagai masyarakat dan anggota Fatayat, NKRI menjadi harga mati.

Dia menambahkan, kondisi gerakan-gerakan radikalisme kini memang menjadi perhatian penting. Termasuk di lingkungan-lingkungan sekolah maupun komunitas lainnya. “Dengan kondisi seperti sekarang ini, kegiatan sosialisasi 4 pilar menjadi upaya kecil untuk menangkal radikalisme dan berita hoax,” jelasnya.

Disinggung mengenai isu penghinaan terhadap kepala negara yang dilakukan oleh ulama, dia pun mengatakan jika hal tersebut tidak terpuji. Sebab, menghina simbol dan lambang negara sudah tidak patut, apalagi menghina sesama umat manusia. “Karena menghina sesama yang merupakan ciptaan Allah, sama saja dengan menghina Allah. Untuk itu, kami sangat mengecam keras tindakan menghina kepala negara maupun simbol negara,” tandasnya.

Acara yang dimulai sejak pukul 13.00 ini pun berjalan lancar. Turut hadir dalam acara, Rois Syuriah, KH Muhson Hamdani sebagai narasumber dan ketua Tanfidziyah, KH Abdul Hakim Musthofa yang juga sebagai narasumber. Turut menjadi peserta tim alfa, tim bravo, PC NU Tulungagung, PC Fatayat NU Tulungagung, PC Muslimat Tulungagung, PC PMII Tulungagung, PC Kopri Tulungagung, PC IPNU Tulungagung, PC IPPNU Tulungagung, PC GP Anshor Tulungagung, Garda Bangsa DPC PKB, Perempuan Bangsa DPC PKB, dan enam anggota DPRD Tulungagung Fraksi Kebangkitan Bangsa. (*)

(rt/nda/dre/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia