Rabu, 29 Jan 2020
radartulungagung
icon featured
Blitar

Laka Bus Pariwisata, Polisi Lakukan Olah TKP dengan 3D Laser Scanner

08 Desember 2019, 12: 18: 03 WIB | editor : Anggi Septian Andika Putra

Laka Bus Pariwisata, Polisi Lakukan Olah TKP dengan 3D Laser Scanner

KESAMBEN, Radar Blitar -  Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Satlantas Polda Jawa Timur (Jatim) melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi kecelakaan bus pariwisata Fabian Anugerah Trans di Jalan Raya Kesamben, Minggu (8/12).

Olah TKP tersebut juga dilakukan bersama petugas unit Laka Polres Blitar. Tim memulai olah TKP sekitar pukul 09.00 di lokasi kecelakaan maut yang menewaskan lima orang tersebut. Proses olah TKP tersebut membuat arus lalu lintas dari Blitar ke Malang atau sebaliknya tersendat. 

Sebab, area untuk olah TKP harus steril sehingga petugas kepolisian harus memberhentikan kendaraan yang akan melintas. Petugas harus menutup jalan Provinsi itu radius 100 meter dari TKP. "Tadi olah TKP kami dibantu Polda Jatim menggunakan alat khusus," kata Kanit Laka Polres Blitar Ipda Didik Sugiarto, Minggu (8/12). 

Alat tersebut bernama 3D Laser Scanner. Kegunannya untuk menggambarkan perkiraan terjadinya kecelakaan bus pariwisata Fabian Anugerah Trans yang membawa total 58 penumpang termasuk sopir dan kernet. 

Proses olah TKP tersebut berlangsung sekitar 1,5 jam. Ada beberapa titik yang identifikasi dengan alat 3D scanner itu. Petugas dari Polda Jatim itu juga menggunakan drone untuk identifikasi lokasi kecelakaan. "Kami sementara masih fokus untuk olah TKP dulu. Kemarin (7/12) kami fokus untuk kemanusiaan. Mengevakuasi korban dan dibawa ke rumah sakit," jelas perwira berpangkat satu balok di pundak ini. 

Diberitakan sebelumnya, Sebuah bus mengalami kecelakaan mengenaskan di Jalan Raya Blitar-Malang, Kesamben, Sabtu (7/12). Berdasarkan informasi yang diterima Jawa Pos Radar Blitar bus tersebut ditumpagi rombongan guru TK dari Tulungagung. 

Lima orang menjadi korban tewas dalam kecelakaan tragis tersebut. Empat orang merupakan oenumpang bus dan seorang pengendara sepeda motor.

(rt/kan/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia