Rabu, 29 Jan 2020
radartulungagung
icon featured
Politik

Usung Bacabup-Bacawabup Sendiri, PKB Trenggalek Belum Pede

11 Desember 2019, 10: 20: 38 WIB | editor : Anggi Septian Andika Putra

Usung Bacabup-Bacawabup Sendiri, PKB Trenggalek Belum Pede

KOTA, Radar Trenggalek - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tampaknya belum sepenuhnya percaya diri (pede) mengusung bakal calon bupati (bacabup)/wakil bupati (bacawabup) sendiri pada Pilkada 2020 mendatang. Kendati kini partai berlambang bola dunia dengan sembilan bintang itu mengantongi 11 kursi di DPRD, kenyataannya masih menjajaki kemungkinan menjalin koalisi.

Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Samsul Anam mengatakan, partainya kini telah menjalin komunikasi dengan berbagai pihak terkait pengusulan nama yang nanti bertarung pada Pilbup Trenggalek 2020 mendatang. Hal itu dilakukan untuk membawa kesejahteraan bagi Bumi Menak Sopal agar lebih baik lagi ke depan. "Untuk komunikasi itu sudah kami lakukan. Khususnya bagi fraksi-fraksi yang ada di internal DPRD sini," katanya.

Dia melanjutkan, memang mengusulkan bakal calon (balon) suara atau kursi yang diperoleh PKB sendiri dirasa sudah cukup untuk melakukannya. Namun dalam hal ini, persoalannya bukan hanya mendaftarkan balon guna mengikuti pesta demokrasi lima tahunan tersebut, melainkan juga harus dilakukan kebersamaan. "Makanya, komunikasi yang telah terjalin selama ini akan lebih kami pererat lagi. Sebab untuk membangun Bumi Menak Sopal, tidak bisa dilakukan sendiri, harus bersama-sama," ungkapnya.

Bahkan, komunikasi yang dilakukan bukan hanya sekadar meminta dukungan untuk melakukan koalisi. Sebab, DPC PKB juga menawarkan parpol lain yang ingin berkoalisi mengenai kemungkinan apakah memiliki balon yang potensial untuk diusung, serta bisa memimpin Bumi Menak Sopal ke depan. Tujuannya agar nantinya didapatkan balon yang benar-benar tepat untuk memimpin Kota Keripik Tempe dan paham birokrasi. Sebab, memegang jabatan sebagai bupati, tidak semudah memegang jabatan lainnya. "Tampaknya komunikasi yang kami lakukan disambut baik oleh parpol yang ada. Jadi terkait hal itu tinggal menunggu waktu saja, siapa yang nantinya diusung dan partai mana yang bergabung," jelas pria yang juga sebagai ketua DPRD ini.

Sementara itu, jika Bupati Moch. Nur Arifin memang berencana mencalonkan diri kembali pada Pilbup 2020 mendatang, belum juga terlihat aksinya. Pasalnya, hingga kemarin (9/12) belum ada parpol di Kota Keripik Tempe yang mengajukan calon pada pesta demokrasi lima tahunan tersebut. Seperti yang dilakukan oleh PKB.

Bawasanya, sebagai partai pemenang Pemilu 2019 di Bumi Menak Sopal, belum terlihat nama-nama yang dimunculkan. Padahal dengan 11 kursi di DPRD Trenggalek, partai tersebut sangat bisa mengusungkan pasangan calon sendiri.  

(rt/zak/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia