Rabu, 29 Jan 2020
radartulungagung
icon featured
Features

Cari Bibit Unggul, Selalu Ada Pertandingan Seru

Keseruan Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup

15 Desember 2019, 08: 00: 59 WIB | editor : Andrian Sunaryo

RESMI DIMULAI: Ketua IPSI Tulungagung, Suharto menabuh tambur sebagai pembukaan Kejuaraan Pencak Silat Bupati Tulungagung Cup 2019.

RESMI DIMULAI: Ketua IPSI Tulungagung, Suharto menabuh tambur sebagai pembukaan Kejuaraan Pencak Silat Bupati Tulungagung Cup 2019. (MUHAMMAD ZAKA DWI ARIFTA/RATU)

IPSI Tulungagung selalu menggelar kejuaraan pencak silat secara berkesinambungan. Kali ini dalam Kejuaraan Pencak Silat Bupati Tulungagung Cup 2019, mereka mengundang seluruh perguruan pencak silat se-eks Karesidenan Kediri. Dipastikan akan ada banyak partai menarik yang pantang dilewatkan.

MUHAMMAD ZAKA DWI ARIFTA, Kota, Radar Tulungagung

Cuaca mendung menandakan hujan akan turun di sekitar GOR Lembu Peteng dan sekitarnya. Namun, kondisi ini tak mengurangi antusiasme atlet pencak silat se-eks Karesidenan Kediri dan pendukungnya maupun warga untuk menyaksikan Kejuaraan Pencak Silat Bupati Tulungagung Cup 2019. Apalagi kejuaraan yang diselenggarakan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Tulungagung ini sekaligus untuk memperingati Hari Jadi Ke-814 Kabupaten Tulungagung. Acara yang berlokasi di GOR Lembu Peteng ini menjadi wadah peserta se-eks Karesidenan Kediri untuk menunjukkan kualitasnya sebagai atlet pencak silat. Perhelatan kejuaraan ini berlangsung tanggal 14 sampai 19 Desember 2019.

Bupati Tulungagung Maryoto Birowo dalam sambutannya melalui Ketua IPSI Tulungagung Suharto mengatakan, kejuaraan Bupati Cup merupakan momen tepat sebagai ajang silaturahmi sekaligus menumbuhkan persaudaraan antarperguruan pencak silat se-eks Karesidenan Kediri. “Silat adalah produk asli budaya Indonesia. Maka seharusnya kita bersama melestarikan ciptaan leluhur ini sampai kapan pun. Pada saat itu, leluhur kita turut berjuang memperebutkan kemerdekaan Indonesia,” katanya.

Suharto menambahkan, dia mengaku bangga karena kini pencak silat merupakan cabang olahraga yang telah diakui United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO). Di samping itu, pencak silat ini adalah cabang olahraga asli dari Indonesia yang telah menyebar ke 52 negara. “Tentu tidak diragukan lagi, pencak silat ini sudah diakui dunia,” tambahnya.

Selain merebutkan juara atau prestasi atlet, acara ini dapat meningkatkan profesionalisme dan kemampuan teknik. Karena tiap-tiap perguruan dapat sharing teknik dan kemampuan. Dengan adanya momen tersebut, sportivitas dan kedisiplinan meningkat. “Diharapkan dengan memegang teguh sportivitas, akan meningkatkan profesionalisme saat bertanding di tingkat yang lebih tinggi,” harapnya.

Sementara itu, ketua panitia Makrus Ali mengatakan, kejuaraan Bupati Cup 2019 merupakan acara yang kali pertama digelar bersama untuk se-eks Karesidenan Kediri. Pada Kamis (19/12) besok akan diselenggarakan babak final sekaligus penutupan. “Kejuaraan ini diikuti sejumlah 469 atlet dari berbagai perguruan seperti PSHT, Pagar Nusa, Kera Sakti, Porsigal, Cempaka Putih, dan Tapak Suci,” jelasnya.

Ali, sapaan akrabnya melanjutkan, hasil akhir kejuaraan akan menempati posisi juara I sampai III. Sedangkan ketegori yang dipertandingkan adalah kategori versus dan seni beregu. Selain itu, trofi juara juga dipersiapkan. “Pertandingan ini diikuti mulai usia dini, remaja, hingga dewasa,” imbuhnya.

Pria ramah ini pun menjanjikan adanya partai menarik di setiap jenjang usia. Sehingga dia mengajak seluruh masyarakat untuk datang menyaksikan gelaran bergengsi ini. Di samping itu, dia berharap nantinya akan muncul bibit-bibit unggul yang bisa berprestasi di kancah yang lebih tinggi lagi. “Mari datang dan menyaksikan pertandingan menarik ini hingga lima hari ke depan,” ujarnya. (*)

(rt/rak/dre/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia