Rabu, 29 Jan 2020
radartulungagung
icon featured
Trenggalek

Bahan Peledak di Rumah Kosong

Hebohkan Warga Desa Wonoanti, Gandusari

01 Januari 2020, 08: 00: 59 WIB | editor : Andrian Sunaryo

PROSES EVAKUASI: Tim G-Bomb membawa bungkusan berisi dua bahan peledak.

PROSES EVAKUASI: Tim G-Bomb membawa bungkusan berisi dua bahan peledak. (HENNY SURYA AKBAR PURNA PUTRA/RADAR TRENGGALEK)

SEPUTAR TEMUAN DUGAAN BAHAN PELEDAK:

·   Lokasi penemuan di Desa Wonoanti, Kecamatan Gandusari.

·   Ditemukan Senin lalu (30/12).

·   Di rumah milik Keluarga Kukuh.

·   Sempat menghebohkan warga.

·   Warga ramai di sekitar rumah tersebut.

·   Bahan peledak menyerupai granat.

·   Berbentuk seperti tabung.

·   Proses evakuasi bahan peledak dilakukan tim G-Bomb.

·   Spesifikasi daya ledak belum diketahui.

SUMBER: KASATRESKRIM POLRES TRENGGALEK

GANDUSARI, Radar Trenggalek - Warga Desa Wonoanti, Kecamatan Gandusari, gempar Senin malam (30/12) lalu. Pasalnya, ditemukan dua bahan peledak di rumah tak berpenghuni. Hal itu diungkapkan Kasatreskrim Polres Trenggalek AKP Sumi Andana.

Dia mengatakan, ada temuan dua bahan peledak di rumah keluarga Kukuh. Rumah itu tak berpenghuni karena pemilik rumah (orang tua Kukuh, Red) sudah meninggal. "Hingga kini status rumah masih kosong sekitar tiga tahun," ungkapnya.

Mulanya, kali pertama bahan peledak ditemukan ahli waris, ketika membersihkan rumah. Sekitar pukul 15.00, keluarga Kukuh menemukan dugaan bahan peledak di dalam ruangan tertutup yang dibungkus kaleng. Mengetahui temuan itu, pihak keluarga langsung melaporkan ke tetangga. Warga pun ramai di sekitar rumah tersebut. "Laporan diteruskan ke polsek pada pukul 16.35," ungkap Andana, sapaan akrab Sumi Andana.

Setelah mendapat laporan warga terkait temuan dugaan bahan peledak, pihaknya diperintahkan kapolres Trenggalek untuk olah TKP. Tak ayal, rumah kosong itu pun disegel dengan police line hingga ke halaman luar. "Pukul 22.00, tim G-Bomb datang mengevakuasi dugaan bahan peledak," ujarnya.

Dari keterangan sementara tim penjinak bom, bahan peledak tersebut seperti granat yang berbentuk menyerupai tabung. Namun, spesifikasi daya ledak kategori high explosive atau low explosive belum diketahui. Pasalnya, bahan peledak masih dibawa tim penjinak bom. Dan kewenangan penyampaian spesifikasi langsung dari G-Bomb. "Ini sudah dievakuasi. Untuk teknis yang lebih tahu itu tim G-Bomb Brimob, Kediri. Dan informasi lebih lanjut akan disampaikan langsung Bapak Kapolres," jelasnya. (*)


(rt/pur/dre/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia