Rabu, 29 Jan 2020
radartulungagung
icon featured
Tulungagung

Pasar Ngunut Tulungagung Baru Dibangun Juni

04 Januari 2020, 10: 00: 59 WIB | editor : Andrian Sunaryo

MASIH AKAN LELANG: Seorang bocah sedang bermain di atas puing-puing sisa kebakaran Pasar Ngunut, November lalu.

MASIH AKAN LELANG: Seorang bocah sedang bermain di atas puing-puing sisa kebakaran Pasar Ngunut, November lalu. (SITI NURUL LAILIL M/RATU)

NGUNUT, Radar Tulungagung - Meski sudah dibangun tempat penampungan sementara (TPS), pembangunan Pasar Ngunut tetap akan dipercepat. Pemkab Tulungagung merencanakan pembangunan fisik bakal dimulai Juni tahun ini. Dengan anggaran yang dialokasikan sebesar Rp 34 miliar dari tiga dana sumber sharing, yakni APBN, APBD Provinsi, dan APBD Kabupaten Tulungagung.

 Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tulungagung Imroatul Mufidah melalui Kabid Pasar Nurweni mengatakan, hingga kini proses perencanaan pembangunan kembali Pasar Ngunut terus berlangsung. Bahkan, progresnya kini tengah mempersiapkan lelang perancangan detail engineering design (DED) dan pengawas konstruksi.

"Proses lelang itu kan cukup lama. Tapi, kami menargetkan lelang DED dan pengawas ini  hanya dua bulan. Atau Maret harus sudah selesai," katanya

 Jika sudah, tahap selanjutnya yakni lelang pelaksana fisik pada April mendatang. Direncanakan, Juni harus sudah mulai action untuk pembangunan fisik Pasar Ngunut. Direncanakan, bangunan pasar ini berstandar nasional Indonesia (SNI) yang menampung sebanyak 514 pedagang, sesuai jumlah lapak yang terbakar.

"Desember pembangunan ini harus selesai. Karena proyek ini tidak boleh dikerjakan dengan tahun jamak," tegasnya.

Terkait sumber anggaran, kata Nurweni, pembangunan Pasar Ngunut nantinya dialokasikan dari tiga sumber anggaran yang berbeda. Rinciannya, yakni dari APBN Kementerian Perdagangan sebesar Rp 12 miliar, dari bantuan keuangan (BK) yang bersumber APBD Provinsi Jawa Timur sebesar Rp 12 miliar, dan sisanya sekitar Rp 10 miliar dari APBD Kabupaten Tulungagung.

 "Ini masih usulan ya, tapi besarannya kemungkinan tak jauh dari besaran itu," tuturnya

 Sementara itu, Ismail, salah satu pedagang Pasar Ngunut, merespons positif upaya pemkab mempercepat pembangunan Pasar Ngunut. Meskipun, kini TPS sudah dibangun dan pedagang sudah ada yang memulai aktivitasnya. Termasuk dia yang sudah merenovasi lapaknya untuk mempermudah menyimpan dagangan berupa jilbab dan topi.

"Infonya bulan enam mulai dibangun. Semoga saja sebelum 2021 sudah bisa ditempati," ucap warga Desa Sumberejo Kulon, Kecamatan Ngunut ini. (*)

(rt/lai/dre/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia