Rabu, 29 Jan 2020
radartulungagung
icon featured
Trenggalek

Anjungan Cerdas Trenggalek Belum Berfungsi Maksimal

05 Januari 2020, 09: 20: 59 WIB | editor : Andrian Sunaryo

SEPI: Kondisi bangunan anjungan cerdas di wilayah Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, yang bangunannya belum dimanfaatkan.

SEPI: Kondisi bangunan anjungan cerdas di wilayah Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, yang bangunannya belum dimanfaatkan. (ZAKI JAZAI/RADAR TRENGGALEK)

TUGU, Radar Trenggalek - Pemprov Jawa Timur (Jatim) harus segera ambil langkah terkait penggunaan anjungan cerdas. Pasalnya, hingga kemarin (4/1), bangunan di wilayah Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu tersebut belum digunakan. Hal tersebut diakui Wakil Gubernur (Wagub) Jatim Emil Elestianto Dardak.

Menurut dia, saat ini telah serah terima temporer anjungan cerdas dari pemerintah pusat ke pemprov. Nanti lokasi tersebut digunakan sebagai langkah dalam kosep pengembangan jalur selingkar Wilis. "Hal itu dilakukan berdasarkan peraturan presiden (perpres) yang telah dibuat, yang di dalamnya menyertakan jalur selingkar Wilis dan jalur lintas selatan (JLS)," katanya.

Dia melanjutkan, diharapkan dengan itu, yang merasa memiliki lokasi tersebut bukan hanya Trenggalek, melainkan juga kabupaten di selingkar Wilis. “Untuk itu, nanti pemprov akan melakukan berbagai upaya agar anjungan cerdas menjadi tempat pusat kegiatan dan inkubasi dari produk-prokuk industri kecil menengah (IKM) unggulan di wilayah selingkar Wilis,” katanya.

“Khususnya di daerah sekitar seperti Ponorogo dan Madiun, bisa memanfaatkannya. Makanya kami telah meminta kepada Badan Koordinator Wilayah (Bakorwil) Madiun untuk terus berupaya menciptakan hal tersebut," jelasnya.

Pemprov akan terus merancang hal itu terjadi. Untuk mewujudkan itu, prosesnya tidak semudah membalikkan telapak tangan. Harus diisi dengan berbagai kegiatan lain untuk memacu hal tersebut. Diharapkan hal itu bisa dilakukan dalam waktu dekat agar segera dimanfaatkan masyarakat. "Beberapa waktu lalu saya dan berbagai pihak telah survei ke lokasi. Semoga saja dengan ini Bakorwil Madiun bisa mengawal karena aset sudah jadi milik pemprov," jelas mantan bupati Trenggalek ini. (*)

(rt/zak/dre/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia