Rabu, 29 Jan 2020
radartulungagung
icon featured
Tulungagung

Parah, Jalur Gebang-Ngebong Kabupaten Tulungagung Berlubang

14 Januari 2020, 09: 04: 08 WIB | editor : Andrian Sunaryo

BERBAHAYA: Satu titik di ruas jalan penghubung Gebang-Ngebong yang rusak dan membahayakan pengguna kendaraan bermotor yang melintas.

BERBAHAYA: Satu titik di ruas jalan penghubung Gebang-Ngebong yang rusak dan membahayakan pengguna kendaraan bermotor yang melintas. (DHARAKA R. PERDANA/RATU)

PAKEL, Radar Tulungagung – Masyarakat yang hilir mudik antara Desa Gebang menuju Desa Ngebong, Kecamatan Pakel, harus lebih berhati-hati. Alasannya, di salah satu titik ruas jalan tersebut dalam kondisi rusak atau berlubang di bagian tengah. Sehingga rawan menimbulkan kecelakaan, khususnya pada malam hari lantaran di area tersebut juga minim penerangan.

 Seperti yang terlihat kemarin (13/1) tingkat kerusakan memang cukup mengkhawatirkan. Dengan kondisi ini, para pengendara harus teliti memilih jalur yang hendak dilintasi. “Sudah cukup lama kondisinya seperti itu. Mungkin karena tanahnya tidak stabil sehingga lapisan aspalnya rusak,” kata Beni, salah satu warga Pakel.

Menurut dia, saat siang mungkin tidak ada kendala yang membayangi. Mengingat para pelintas bisa melihat dengan awas. Berbeda dengan malam hari, tentunya pandangan ke depan tidak sejelas saat siang. “Lebih berbahaya saat malam tiba, karena di sekitar situ cukup gelap,” tambahnya.

 Hal senada diungkapkan Andi, salah satu pelintas. Menurut dia, kondisi tersebut memang tidak boleh dibiarkan begitu saja. Apalagi jalur tersebut bisa dikatakan cukup ramai. Karena sering dilintasi berbagai jenis kendaraan. “Jalur itu cukup ramai, sehingga harus segera ada perbaikan untuk meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

 Warga Trenggalek ini pun berharap, pihak terkait segera mengambil tindakan atas kerusakan tersebut. Sehingga diharapkan sesegera mungkin ada langkah penanganan agar kerusakan jalan tidak semakin melebar. “Bagian yang rusak pun cukup dalam saat ini. Jangan sampai semakin bertambah kerusakannya,” tandasnya. (*)

(rt/rak/dre/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia