Rabu, 29 Jan 2020
radartulungagung
icon featured
Tulungagung

Rp 41 M untuk RSUD dr Iskak, Bangun Ruang Rawat Inap Lima Lantai

15 Januari 2020, 09: 39: 17 WIB | editor : Andrian Sunaryo

PERLU PENAMBAHAN: Suasana ruang rawat inap virtual di RSUD dr Iskak yang dipenuhi pasien, kemarin (14/1).

PERLU PENAMBAHAN: Suasana ruang rawat inap virtual di RSUD dr Iskak yang dipenuhi pasien, kemarin (14/1). (DHARAKA R. PERDANA/RATU)

KEDUNGWARU, Radar Tulungagung – Untuk meningkatkan pelayanan terhadap pasien, RSUD dr Iskak terus berbenah. Selain fasilitas, juga bakal ditambah ruangan. Bahkan, rumah sakit pelat merah ini bakal merealisasikan pembangunan ruang rawat inap setinggi lima lantai. Pembangunannya bakal menelan anggaran Rp 41 miliar.

 “Tahun ini memang ada rencana untuk membangun ruang rawat inap baru,” kata Humas RSUD dr Iskak Mochammad Rifai, kemarin (14/1).

 Menurut dia, pembangunan fasilitas baru ini memang tidak terlepas dari semakin banyaknya calon pasien di rumah sakit milik Pemkab Tulungagung ini. Sehingga manajemen harus berpikir cepat dengan segera merealisasikan pembangunan ini. “Saat ini memang masih akan lelang,” tambahnya.

Rifai, sapaan akrabnya melanjutkan, perencanaan pembangunan fasilitas baru ini sebenarnya sudah dimulai tahun lalu. Bentuk bangunan memang harus dirancang sedemikian rupa agar mampu memberi manfaat kepada seluruh pasien yang datang berobat. “Perencanaan memang harus matang karena rencananya memang berupa bangunan lima lantai,” jelasnya.

Informasi yang dihimpun Koran ini, lantai I untuk parkir, lobi, drop zone, koperasi, dan ruang VIP/VVIP. Lantai II ruang perawatan neurologi kelas 1 dan 2. Berlanjut ke lantai III bagi perawatan kardiologi kelas 1 dan 2, serta dilanjutkan lantai IV untuk perawatan VIP/VVIP dan intermediate ward. Terakhir, lantai V juga untuk perawatan VIP/VVIP.

Disinggung terkait target pembangunan, pria ramah ini berharap akhir 2020 nanti sudah rampung. Sehingga dia ingin proses lelang yang baru dimulai masa pendaftarannya itu bisa berlangsung lancar dan cepat. Dengan demikian, keinginan seluruh civitas hospitalia untuk mengembangkan pelayanan bisa segera terealisasi. “Akhir 2020 harus selesai agar bisa segera difungsikan untuk pelayanan,” tandasnya.

Sementara itu, beberapa pasien yang ditemui Koran ini menyambut positif mengenai rencana pembangunan gedung rawat inap baru. Harapannya, bisa meminimalisasi adanya pasien yang menunggu tersedianya ruang rawat inap saat mencari kesembuhan. “Semoga itu bisa segera terealisasi,” celetuk salah seorang bapak yang berdiri di dekat selasar. (*)

(rt/rak/dre/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia