Rabu, 26 Feb 2020
radartulungagung
icon-featured
Blitar

Polres Blitar Sukses Gelar Bayangkara Adventure Ke-7

20 Januari 2020, 10: 00: 59 WIB | editor : Didin Cahya FS

MERIAH: Kapolres Blitar AKBP Budi Hermanto memberangkatkan para crosser di Wisata Waduk Wlingi Raya.

MERIAH: Kapolres Blitar AKBP Budi Hermanto memberangkatkan para crosser di Wisata Waduk Wlingi Raya. (M. SUBCHAN ABDULLAH/RADARTULUNGAGUNG.ID)

TALUN, Radar Blitar - Bhayangkara Adventure Ke-7 Polres Blitar berlangsung seru, Minggu (19/1). Lebih dari 4.500 crosser di berbagai penjuru daerah di Indonesia turun meramaikan event tahunan tersebut.

Para crosser dari berbagai usia itu menjajal lintasan alam yang tersaji di wilayah Blitar bagian timur dan utara. Merasakan medan lintasan yang ringan hingga berat di lereng Gunung Kelud. Mulai jalur berbatu, berkelok, menurun, hingga tanjakan ekstrem.

Kapolres Blitar AKBP Budi Hermanto juga turun dalam event yang dipusatkan di kawasan Wisata Waduk Wlingi Raya. Budi turun bersama crosser muda nasional Farhan Hendro. Sebelum start pukul 07.00, kapolres beserta jajaran dan sejumlah crosser menanam pohon di kawasan wisata tersebut.

Kapolres Blitar AKBP Budi Hermanto mengatakan, event Bhayangkara Adventure bertujuan memperkenalkan potensi wisata alam di Blitar. Dengan event tersebut, destinasi wisata yang dilewati bisa terangkat dan berkembang. "Ini juga dalam rangka meningkatkan sinergitas antara kepolisian, masyarakat, dan pemerintah daerah," terangnya.

Salah satu lokasi wisata yang dikenalkan adalah Wisata Waduk Wlingi Raya. Berlokasi di wilayah Desa Tumpang, Kecamatan Talun. Lokasi wisata itu menjadi start dan finish para crosser. "Ini salah satu spot wisata di Kabupaten Blitar," ungkapnya.

Menurut perwira berpangkat dua melati ini, Blitar merupakan surganya jalur trail. Banyak dikenal memiliki medan yang ekstrem. Para crosser menyebut jalur "seribu jampingan". "Dan track jampingan itu bukan buatan manusia lho, melainkan buatan alam akibat letusan Gunung Kelud," jelasnya.

Salah satu spot jalur yang membuat deg-degan adalah tanjakan berhadiah di wilayah Kampung Baru, Desa Karangrejo, Kecamatan Garum. Memasuki jalur tersebut, aksi semakin seru dan menegangkan.

Sejumlah crosser berusaha menaklukkan dua tanjakan ekstrem. Yakni tanjakan odong-odong dan build-up. Tanjakan sepanjang sekitar 30 meter dengan kemiringan sekitar 45 derajat itu harus bisa ditaklukkan sejumlah crosser. Jika berhasil, crosser bisa mendapatkan hadiah uang tunai.

Alhasil, tidak semua berhasil melewati tanjakan. Baru sampai tengah, crosser langsung ambruk. Bahkan, sang crosser nasional, Farhan Hendro, pun turun menaklukkan tanjakan tersebut. Namun harus gagal. "Iya, tadi lumayan susah. Soalnya tanahnya gembur," ungkapnya lantas geleng-geleng.

Saat itu, Farhan menjajal tanjakan build-up sebanya dua kali. Namun, gagal mencapai puncak. Crosser muda itu terjatuh di tengah tanjakan. "Tetapi nanti, lain kesempatan saya mau mencoba lagi. Saya penasaran," ujarnya lalu tersenyum.

Crosser nasional itu mengaku baru menjajal jalur adventure di Blitar. Menurutnya, jalurnya lumayan ekstrem dan menantang. "Ini merupakan jalur adventure terbaik yang pernah saya rasakan. Single speed semuanya," ungkapnya.

Apalagi, pemandangan alam di sepanjang jalur juga indah. Banyak alternatif jalur yang bisa dilalui. "Selain itu, banyak jampingan alami yang belum pernah saya rasakan di adventure lain," terang Farhan.

Pada kesempatan itu, kapolres beserta sejumlah crosser juga melakukan penanaman pohon. Penanaman di lakukan di beberapa titik jalur adventure. Mulai dari perbukitan lereng Kelud hingga dekat kawasan wisata di wilayah Gandusari dan Garum.

(rt/kan/did/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia