Rabu, 26 Feb 2020
radartulungagung
icon-featured
Blitar

Konjen Jepang Jajaki Potensi Kabupaten Blitar, Buka Peluang Kerja Sama

23 Januari 2020, 11: 52: 09 WIB | editor : Didin Cahya FS

INVESTASI: Bupati Blitar Rijanto dan jajarannya menerima kunjungan Konjen Jepang Tani Masaki di Pendapa Ronggo Hadi Negoro, Rabu (22/1).

INVESTASI: Bupati Blitar Rijanto dan jajarannya menerima kunjungan Konjen Jepang Tani Masaki di Pendapa Ronggo Hadi Negoro, Rabu (22/1). (AGUS MUHAIMIN/RADARTULUNGAGUNG.ID)

SANANWETAN, Radar Blitar – Potensi Bumi Penataran tampaknya mulai dilirik oleh investor Jepang. Rabu  (22/1), Konsulat Jendral (Konjen) Jepang Tani Masaki melakukan observasi peluang investasi yang bisa dimanfaatkan oleh para pemodal dari Jepang di wilayah Kabupaten Blitar.

Kedatangan Tani Masaki disambut langsung oleh Bupati Rijanto bersama jajarannya di Pendapa Ronggo Hadi Negoro. Sambutan hangat diberikan Bupati Rijanto yang menyambut kedatangan tamunya menggunakan bahasa Jepang. Tak lama kemudian, keduanya lantas masuk ke ruang paringgitan membahas banyak hal terkait Blitar.

Sekitar dua jam pertemuan ini berlangsung, Bupati Rijanto didampingi oleh beberapa kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

Bupati Rijanto mengaku sudah memberikan berbagai informasi secara umum terkait potensi yang dimiliki Kabupaten Blitar kepada Konjen Jepang yang kebetulan mewakili para pengusaha Jepang ini. Menurut dia, pascapertemuan tersebut akan ada follow up dari Pemkab Blitar melalui organisasi perangkat daerah (OPD). Tujuannya, tak lain komunikasi untuk membangun kerja sama dengan Jepang. “Nanti untuk bidang-bidang tertentu akan dikonsultasikan dengan konsulat Jepang yang ada di Surabaya,” katanya.

Bupati juga mengungkapkan, ada potensi investasi dalam bidang pertambangan yang bisa menggandeng pengusaha Jepang untuk kerja sama. Sebab, sementara ini belum ada industri pengolah di Blitar dan harus dibawa ke luar daerah. Informasi ini juga disampikan kepada Tani Masaki. Dengan harapan, ada investor Jepang yang tertarik untuk berinvestasi.

Selain peluang investasi, bupati ternyata juga menaruh harapan untuk bidang lain. Yakni, potensi koi asal Blitar yang saat ini mendapat pendampingan dari Bank Indonesia untuk promosi ke Negeri Sakura. Sehingga pertemuan dengan Tani Masaki ini merupakan salah satu jalan untuk membantu membuka pasar penjualan koi di Jepang. “Tentunya dukungan Pak Konjen sangat kami harapkan untuk itu,” terangnya.

 Sementara itu, Konjen Jepang Tani Masaki menegaskan, dirinya disambut dengan baik oleh Bupati Blitar bersama para jajarannya. Dalam kurang lebih dua jam mengobrol terkait berbagai potensi yang ada di Kabupaten Blitar. “Kami tadi membahas soal potensi yang ada di Blitar,” jelas Tani Masaki.

Masaki mengaku, mendapatkan tugas untuk membantu perusahaan atau pengusaha Jepang yang ingin investasi di Jawa Timur. Terutama daerah pesisir selatan yang menjadi daerah targetnya, salah satunya Kabupaten Blitar. “Untuk kepentingan itu, saya harus datang, mendengar, dan melihat sendiri potensi yang ada di wilayah ini,” tegasnya.

Ditanya soal bidang apa yang kemungkinan cocok untuk ditawarkan kepada para perusahaan Jepang, pria berpostur tinggi besar ini belum bisa memastikan. Setelah kunjungan ini, dia akan membuat semacam resume atau laporan kepada para pengusaha yang ada di Jepang terkait Kabupaten Blitar.

Kendati begitu, dia tidak menampik ada banyak hal yang kemungkinan diminati oleh investor Jepang. Mulai dari bidang pertanian hingga perikanan. “Saya kira kalau ada informasi yang banyak dan rinci, bisa terjadi juga kerja sama antara Indonesia dan Jepang di Blitar,” akunya. 

(rt/muh/did/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia