Rabu, 26 Feb 2020
radartulungagung
icon featured
Trenggalek

Menggeliat, PKS Trenggalek Akhirnya Usung Satu Balon

Hasil Pemira, Calonkan H. Muhadi Cabup

23 Januari 2020, 12: 47: 38 WIB | editor : Andrian Sunaryo

ilustrasi

ilustrasi

KOTA, Radar Trenggalek - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akhirnya berani blak-blakan terkait siapakah sosok bakal calon (balon) yang akan diusung pada Pemilihan Bupati/Wakil Bupati (Pilbup) 2020 mendatang. PKS optimistis dengan kemunculan balonnya karena dia dianggap berpengalaman dalam bidang politik. 

Humas PKS Dyan Arifin mengatakan, mulanya para kader mengusulkan lima nama. Kemudian dari lima nama itu digodok dalam internal PKS yang disebut dengan istilah pemilu raya (pemira). Hasilnya, ada satu nama muncul yang layak naik menjadi balon Pilbup 2020 nanti. “Hasil dari pemira, PKS Trenggalek mengusung H Muhadi sebagai bupati Trenggalek (calon, Red) periode yang akan datang,” cetusnya. 

Dyan melanjutkan, PKS optimistis dalam mengusung nama H Muhadi karena punya pengalaman politik dan dapat membaca perpolitikan di Trenggalek. Muhadi juga pernah terpilih menjadi anggota dewan periode 2009-2014 lalu. Dalam pertengahan periode itu, Muhadi memilih mengundurkan diri untuk konsentrasi menjadi pengusaha. “Artinya, beliau sudah cukup memiliki pengalaman. Karena sempat menjabat anggota dewan selama 2,5 tahun atau setengah periode,” ungkapnya.

Dyan mengatakan, pihaknya kini masih proses pemantapan di PKS pusat, Jakarta. Hal itu berguna untuk mendapatkan surat rekomendasi bahwa nama yang diusung PKS Trenggalek memang layak. “Dalam mekanisme internal partai, perlu ada rekom dari pusat terlebih dahulu. Dan kini kami masih melobi ke Jakarta untuk memberikan pemantapan,” ujarnya. 

Di sisi lain, ketika disinggung akan berkoalisi dengan parpol apa, Dyan tidak memungkiri kalau PKS masih memiliki enam kursi atau 13 persen. Artinya, belum memenuhi syarat yang telah ditentukan Komisi Pemilihan Umum (KPU), yakni sembilan kursi atau 20 persen. “Untuk itu, PKS punya sejarah. Pernah memiliki Koalisi Trenggalek Bersatu (KTB) pada Pemilu 2005. KTB termasuk PKS, PAN, Patriot Pancasila, PKPI, dan Partai Merdeka. Yang ini pernah mengusung balon H Soeharto dan berkoalisi dengan PKB, Alhamdulillah jadi,” jelasnya. 

Dia menambahkan, ada kemungkinan lain kalau PKS bisa berkoalisi dengan parpol Golkar, Demokrat, Gerindra, PAN, Patriot Pancasila, Hanura, dan PKPI. Sebab, PKS memiliki sejarah yang baik dengan parpol-parpol tersebut. “Syukur kalau kami bisa berkoalisi dengan partai yang belum bisa memberangkatkan. Insyaallah kami bisa memberangkatkan dan menang,” imbuhnya. (*)

(rt/zak/dre/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia