Rabu, 26 Feb 2020
radartulungagung
icon featured
Trenggalek

Bupati Optimistis Pasar Pon Selesai Tahun Ini

Bangunan Akan Menerapkan Green Building

30 Januari 2020, 07: 18: 36 WIB | editor : Anggi Septian Andika Putra

JADI PERCONTOHAN: Bupati Arifin ketika melakukan sosialisasi proses pembangunan Pasar Pon.

JADI PERCONTOHAN: Bupati Arifin ketika melakukan sosialisasi proses pembangunan Pasar Pon. (ZAKI JAZAI/ DOKPIM FOR RADAR TRENGGALEK)

KOTA, Radar Trenggalek - Penantian panjang pedagang Pasar Pon yang kini menempati lapak relokasi di Pasar Basah tampaknya tahun ini bakal segera berakhir. Sebab, Pemkab Trenggalek beserta Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) telah memulai melaksanakan pembangunan di bekas pasar yang ludes terbakar lebih dari satu tahun lalu itu.

Untuk itu, Pemkab Trenggalek bersama pihak terkait kemarin (29/1) menggelar sosialisasi dengan cara mengumpulkan para pedagang yang nantinya bakal menempati bangunan tersebut. Tercatat, ada 275 pedagang yang ikut dalam sosialisasi yang saat itu juga dihadiri bupati, didampingi sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemkab Trenggalek, Divisi Teknik Pembangunan Pasar Pon Balai Prasarana Pemukiman Wilayah (BPPW) Jatim, serta perwakilan dari kontraktor pelaksana pembangunan Pasar Pon. Para pedagang memberikan tepuk tangan meriah setelah mendengar kepastian kabar bahwa pembangunannya akan selesai tahun ini. "Kami targetkan pembangunan bisa selesai tahun ini dan bisa secepatnya ditempati para pedagang lagi," ungkap Bupati Moch. Nur Arifin.

Dia melanjutkan, tujuan sosialisasi tersebut agar para pedagang mengetahui komitmen yang dicanangkan dalam proses pembangunan hingga proses penempatan. Sebab, dalam sosialisasi tersebut juga dihadirkan pihak pelaksana sehingga para pedagang akan mendapatkan penjelasan langsung terkait proses pembangunannya. Sekaligus melakukan tanya jawab terkait bagian mana yang dinilai kurang paham. "Aku ingin semua sama-sama mengawasi. Sebab, proyek Pasar Pon ini menjadi proyek percontohan nasional," katanya.

JADI PERCONTOHAN: Bupati Arifin Bersama perwakilan DPPW Jatim, pelaksana pembangunan dan Kepala Diskomindag melihat lokasi pembangunan Pasar Pon.

JADI PERCONTOHAN: Bupati Arifin Bersama perwakilan DPPW Jatim, pelaksana pembangunan dan Kepala Diskomindag melihat lokasi pembangunan Pasar Pon. (ZAKI JAZAI/ DOKPIM FOR RADAR TRENGGALEK)

Proses pembangunan fisiknya direncanakan akan selesai dalam waktu 10 bulan. Dengan demikian, diprediksi prosesnya akan selesai sekitar 5 November mendatang. Direncanakan bangunan akan menerapkan green building, dengan dua lantai. Namun, lantai dua tidak ditutup semua sehingga pedagang atau pengunjung yang ada di atas dan bawah bisa melihat kondisi setiap lantai. Tujuannya, mempermudah pembeli melihat pedagang kebutuhan yang dicari.

Nantinya jika selesai dibangun, pasar tersebut bisa menampung sekitar 679 pedagang. Sehingga seluruh pedagang yang kini menempati relokasi bisa ditampung. "Nanti ada zonasi pedagang berdasarkan barang-barang yang dijual. Semoga saja kualitas bangunan baik hingga rencana pemerintah pusat untuk menjadikan bangunan senilai Rp 69 miliar sebagai percontohan nasional bisa terwujud," jelas Ipin. 

(rt/zak/dre/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia