Rabu, 26 Feb 2020
radartulungagung
icon featured
Tulungagung

Gapoktan Sido Makmur Sukses Kelola PUAP

Modal Berkembang Jadi Rp 222 Juta

31 Januari 2020, 13: 10: 42 WIB | editor : Anggi Septian Andika Putra

SUKSES: Suasana kegiatan LPj 2019 dan rapat kerja tahun 2020 Gapoktan Sido Makmur, kemarin.

SUKSES: Suasana kegiatan LPj 2019 dan rapat kerja tahun 2020 Gapoktan Sido Makmur, kemarin. (SITI NURUL LAILIL/RATU)

GONDANG, Radar Tulungagung - Pengelolaan dana pengurus Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sido Makmur Desa Sidomulyo, Kecamatan Gondang layak ditiru. Sebab, keseriusannya mengelola dana dengan baik dan transparan, membuat anggotanya sejahtera. Apalagi, sekarang ini modal dana bergulir dari pemerintah melalui program pengembangan usaha agribisnis perdesaan (PUAP) yang diterima pada 2008 silam sebesar Rp 100 juta, semakin berkembang hingga menyentuh angka sekitar Rp 222 juta.

Itu terungkap pada kegiatan laporan pertanggungjawaban (LPj) 2019 dan rapat kerja tahun 2020 yang dihadiri seluruh anggota gapoktan; kepala desa (kades) setempat, Subandi; Camat Gondang Slamet Riyadi; dinas pertanian; dan lainnya kemarin (30/1). Kegiatan yang digelar di Balai Desa Sidomulyo ini juga disertai pemilihan pengurus baru Gapoktan Sido Makmur.

Kasi Penyuluhan dan Pembiayaan Dinas Pertanian Tulungagung Edi Purwo Santosa mengatakan, gapoktan Sido Makmur menjadi salah satu gapoktan yang mampu mengembangkan dana bantuan masyarakat PUAP. Modal aset yang diterima meningkat menjadi Rp 222 juta. Dalam pengelolaannya, mereka (pengurus, Red) memanfaatkan dana tersebut dalam bentuk simpan pinjam. Tentu sesuai aturan, penggunaan dana tersebut bukan untuk konsumsi. Tapi digunakan untuk usaha produktif yang berkaitan dengan bidang pertanian. Baik itu budi daya atau nonbudi daya.

"Mereka ini salah satu yang berkembang. Mereka dapat bantuan itu Rp 100 juta pada 2008. Kemudian dijalankan pada 2009 hingga sekarang. Dan dengan pengelolaan yang bagus, modal dari bantuan itu berkembang Rp 222 juta," terangnya

Melihat perkembangan ini, pihaknya mendorong gapoktan ini membentuk lembaga mikro agrobisnis seperti koperasi. Tentunya juga berbadan hukum. Dengan begitu, pengelolaan semakin tertata dan transparan. Dengan harapan, modal yang ada bisa memberikan manfaat anggotanya dalam mengembangkan usaha pertanian yang selama ini digeluti oleh setiap anggota. "Mohon maaf, ini dana untuk usaha. Dengan harapan, perkembangan pertanian di Sidomulyo semakin lebih maju," tegasnya.

Hal senada diungkapkan Camat Gondang Sugeng Riyadi. Dia mengapresiasi langkah yang diambil oleh pengurus Gapoktan Sido Makmur. Terlebih, pengurus bisa segera menyelesaikan LPj sebelum Januari berakhir. Dia pun mendukung pengurus gapoktan yang terpilih untuk segera mempercepat proses pembentukan koperasi. Guna pengelolaan lebih transparan dan tentunya untuk memudahkan anggotanya yang selama ini sudah cukup aktif mendukung keberlangsungan gapoktan.

“Anggota harus memiliki prinsip. Seperti kerja cepat, kerja bersama, dan merdeka. Artinya, cepat meminjam agar ada aktivitas dan cepat mengembalikan. Dan mereka lunas dari utang piutang,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Gapoktan Sido Marmur terpilih, Asrori mengatakan, tentu keberadaannya simpan pinjam ini sangat menguntungkan bagi anggota. Karena mempermudah dalam mengembangkan usaha di bidang pertanian. Namun, nantinya dia akan berkoordinasi dengan pengurus yang lain untuk melihat dan menerima masukan anggota agar semua bisa berjalan lancar dan tentunya untuk transparansi. "Ya, nanti kami koordinasikan, menyusun program di tahun ini. Tentunya untuk kemajuan masyarakat Sidomulyo," tuturnya. 

(rt/lai/rak/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia