Rabu, 26 Feb 2020
radartulungagung
icon-featured
Trenggalek

Wagub Jatim: Pasar Pon Jerih Payah Saya dengan Bupati

06 Februari 2020, 10: 55: 41 WIB | editor : Alwik Ruslianto

JADI TAHUN INI: Wagub Emil, Sekda Joko Irianto, serta perwakilan dari Kemen PUPR dan pelaksana pembangunan melaksanakan peresmian Prigi 360 Beachfront Park dan ground breaking pembangunan Pasar Pon Trenggalek.

JADI TAHUN INI: Wagub Emil, Sekda Joko Irianto, serta perwakilan dari Kemen PUPR dan pelaksana pembangunan melaksanakan peresmian Prigi 360 Beachfront Park dan ground breaking pembangunan Pasar Pon Trenggalek. (zaky jazai/Radar Trenggalek)

KOTA, Radar Trenggalek - Masyarakat Kota Keripik Tempe dan sekitarnya yang ingin berwisata ke Pantai Prigi maupun para pedagang Pasar Pon Trenggalek sepertinya sudah bisa bernapas lega. Maklum saja, Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur (Jatim) Emil Elestianto Dardak datang dari Surabaya secara langsung ke Bumi Menak Sopal guna meresmikan Prigi 360 Beachfront Park kemarin (5/2). Apalagi dalam agenda yang digelar pukul 13.00 itu, juga ditandai dengan dilaksanakannya ground breaking pembangunan Pasar Pon Trenggalek.

Acara yang berlangsung di area pembangunan Pasar Pon tersebut juga dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Trenggalek Joko Irianto, pegawai dari Kementerian PUPR, Pegawai lingkup Pemkab. Diharapkan kegiatan tersebut bisa menjawab harapan masyarakat yang ingin segera memiliki ikon pusat perdagangan di tengah kota. "Seperti diketahui bersama, pembangunan Pasar Pon merupakan hasil jerih kami bersama bupati Trenggalek (Moch. Nur Arifin, Red)," ungkap Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak.

Dia melanjutkan, sebenarnya dalam acara ini dirinya ingin melakukan ground breaking bersama dengan bupati Trenggalek. Namun sayangnya, sang bupati tengah sakit dan menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Surabaya. "Sebenarnya, mengetahui hal itu (bupati Trenggalek sakit, Red) saya sempat meminta agar kegiatan ini dijadwal ulang. Namun Mas Bupati (Moch. Nur Arifin, Red) meminta untuk diteruskan karena tidak ingin pembangunan untuk masyarakat Trenggalek ditunda," ceritanya.

Sehingga dalam acara tersebut, yang bersangkutan mendelegasikannya kepada sekda. Sehingga dengan dilakukan groud breaking tersebut, tentunya menjadi penanda dimulainya pembangunan Pasar Pon. Juga diharapkan pedagang dan masyarakat tidak lagi mengira-ngira dan diselimuti perasaan khawatir lagi kapan Pasar Pon dibangun. Apalagi para pedagang dan masyarakat Trenggalek sudah lama mengharapkan Pasar Pon dibangun. Bukan pascaterjadinya kebakaran, melainkan karena sudah lebih 50 tahun belum juga direvitalisasi. "Semoga saja Pasar Pon yang baru bisa mengangkat ekonomi masyarakat. Apalagi Perpres 80 Tahun 2019 telah ditandatangani Presiden Jokowi yang membuat selingkar Wilis sekaligus Pelabuhan Niaga Prigi menjadi salah satu fokus pembangunan. Sehingga semakin menambah perekonomian masyarakat," jelasnya.

Sementara itu, Sekda Trenggalek Joko Irianto yang hadir mewakili bupati yang izin karena sakit mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat dan provinsi yang telah membantu banyak demi kemajuan Trenggalek. Mengingat banyak proyek strategis yang dikucurkan untuk Trenggalek, yang tentunya tidak akan ada kemampuan anggaran bila dibangun menggunakan APBD Trenggalek. "Bukan hanya pembangunan Pasar Pon ini yang nantinya penjadi percontohan secara nasional, juga ada berbagai proyek strategis nasional lainnya yang banyak dibangun di sini," imbuhnya. (jaz/ed/tri)

(rt/zak/alwk/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia