Rabu, 26 Feb 2020
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

Sistem Lalu Lintas Cerdas, Pendukung Konektivitas Transportasi

07 Februari 2020, 09: 58: 25 WIB | editor : Alwik Ruslianto

Sistem Lalu Lintas Cerdas, Pendukung Konektivitas Transportasi

KOTA, Radar Tulungagung - Jalan raya merupakan urat nadi ekonomi yang menjadi satu kesatuan dalam pengelolaan daya saing nasional. Infrastruktur jalan yang baik menjadi ukuran yang diperhitungkan dalam era perdagangan bebas yang bertumpu pada kelancaran arus barang dan jasa.

 Kemudahan arus transportasi darat makin meningkat ketika terjadi konektivitas antara kondisi jalan raya dengan kendaraan. Konektivitas ini dapat terbangun melalui dukungan teknologi komunikasi (information and communication technology, ICT) yang dewasa ini diterapkan oleh industri kendaraan. Sistem transportasi diharapkan mampu memberikan pelayanan bagi ketertiban dan kelancaran berlalu lintas. Tujuannya, menghindari pemborosan energi di sektor transportasi. Sinergi perencanaan dan pembangunan infrastruktur umum serta moda transportasi dan perencanaan sistem transportasi darat salah satu faktor pendukung industri dalam bersaing global.

 Program ini memiliki tujuan mendorong inisiatif pengembangan dan pemanfaatan sistem transportasi cerdas berbasis teknologi informasi dan komunikasi, dalam rangka mewujudkan sarana dan sistem transportasi yang aman dan nyaman bagi pengguna.

 Karena itu, menurut Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tulungagung Maryani, pada 2013, Dishub Tulungagung memulai dengan kegiatan pemasangan kamera pemantau lalu lintas. Kemudian dikembangkan pada program yang meliputi area traffic control system (ATCS), berfungsi mengatur lampu lalu lintas, terutama saat terjadi kemacetan. “Kini terdapat empat lokasi persimpangan telah terhubung dengan ATCS,” katanya.

 Mengenai lokasi simpang yang sudah terhubung dengan ATCS, yaitu lanjut Maryani, simpang empat RSU lama, simpang empat Prayit, simpang empat BTA, dan simpang empat Tamanan, yang nantinya semua simpang pada kawasan perkotaan di Kabupaten Tulungagung akan dihubungkan dengan ATCS bertahap.

Selain ATCS, lanjut Maryani, ada program traffic information system (TIS). Yaitu informasi elektronik berupa pesan, gambar, simbol, atau tulisan yang dinamis bagi pengguna jalan.

 Kabupaten Tulungagung memiliki dua unit variable message sign (VMS) portable dan 4 unit VMS, yang terpasang pada simpang empat Gleduk, simpang empat Tamanan, simpang empat Pasar Burung, dan simpang empat RSU Lama.

 Tidak hanya VMS, Kabupaten Tulungagung memiliki traffic voice announcer (TVA) yang dipasang pada 13 simpang traffic light. Lokasi yang telah terpasang TVA, yaitu simpang empat Tamanan, simpang empat BTA, simpang empat Prayit, simpang empat RSU Lama, simpang tiga Ngujang, simpang empat Plandaan, simpang empat Mangunsari, simpang tiga Pemda, simpang tiga Campurdarat, simpang empat Gleduk, simpang empat Cuiri, simpang empat Karangrejo, dan simpang tiga Ngantru.

 Maryani menambahkan, ke depan Pemkab Tulungagung berencana memasang kamera pemantau lalu lintas dengan spesifikasi high resolution camera. Kamera ini dapat digunakan mendeteksi pelanggaran lalu lintas pada persimpangan maupun ruas jalan. “Pemkab Tulungagung akan bekerja sama dengan Polres Tulungagung, dalam hal penindakan pelanggaran lalu lintas,” katanya. (rka/ed/ris)

(rt/rak/alwk/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia