Rabu, 26 Feb 2020
radartulungagung
icon featured
Tulungagung

9754 Peserta CPNS Ikuti Seleksi

Hari Pertama Berjalan Lancar

11 Februari 2020, 08: 43: 50 WIB | editor : Anggi Septian Andika Putra

SEMOGA SUKSES : Bupati Tulungagung Maryoto Birowo ketika meninjau lokasi tes seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS di Crown Victoria Hotel, kemarin (10/2).

SEMOGA SUKSES : Bupati Tulungagung Maryoto Birowo ketika meninjau lokasi tes seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS di Crown Victoria Hotel, kemarin (10/2). (ANANIAS AYUNDA PRIMASTUTI/RATU ; HUMAS PEMKAB FOR RATU)

KOTA, Radar Tulungagung – Seleksi kompetensi dasar (SKD) calon pegawai negeri sipil (CPNS) resmi dibuka kemarin (10/2). Sebanyak 9754 peserta dipastikan mengikuti ujian yang akan berlangsung hingga 16 Februari mendatang. Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo mengatakan, pelaksanaan ujian kali ini berjalan lancar, aman, dan tertib.

  “Pagi ini pelaksanaan tes CPNS resmi digelar. Dari 10.427 pendaftar, sebanyak 9.754 pendaftar dinyatakan lolos administrasi dan boleh ikut tes,”jelasnya ketika ditemui usai meninjau lokasi ujian di Crown Victoria Hotel.

 Maryoto menambahkan, pelaksanan ujian sudah sesuai dengan standar operation procedur (SOP) yang berlaku. Mulai dari pemeriksaan peserta hingga proses ujian. Ia berharap melalui proses seleksi ini para peserta dapat terseleksi dengan baik. “Saya rasa sesuai dengan peraturan, proses seleksi ini sudah adil. Saya harap tidak ada kecurangan apapun,”terangnya.

SESUAI SOP : Peserta CPNS menjalani pemeriksaan detector sebelum memasuki ruang ujian.

SESUAI SOP : Peserta CPNS menjalani pemeriksaan detector sebelum memasuki ruang ujian. (ANANIAS AYUNDA PRIMASTUTI/RATU ; HUMAS PEMKAB FOR RATU)

Untuk jumlah formasi, tahun ini Tulungagung mendapat jatah sebanyak 601 formasi. Jumlah ini terdiri dari 237 tenaga pendidikan, 157 tenaga kesehatan, dan 207 untuk tenaga teknis. Disinggung mengenai kondisi aparatur sipil negara (ASN) di lingkup pemkab Tulungagung, pria berkacamata ini mengaku, jika jumlah ASN sebenarnya masih belum sesuai dengan kebutuhan. Sebab, setiap tahun selalu ada ASN yang mengajukan pensiun. Seperti yang terjadi pada sektor pendidikan. Dalam satu lembaga sekolah jumlah ASN dapat dihitung dengan jari, sementara lainnya merupakan tenaga honorer. “Kalau dibilang kurang ya sebenarnya kurang. Untuk itu, dengan adanya seleksi CPNS ini, dapat mengisi kekosongan yang ada,”bebernya.

Tak hanya itu, Maryoto pun berpesan kepada seluruh peserta seleksi, agar mengikuti tahap demi tahap seleksi sesuai dengan peraturan yang berlaku. Dengan menggunakan sistem computer assisted test (CAT) diharap proses seleksi lebih adil (fair). Sebab, hasil ujian dapat langsung dilihat sesaat setelah ujian selesai. “Jadi ada transparansi dan adil. Kepada seluruh peserta supaya dikerjakan sebaik-baiknya dan semoga sukses,”pesannya.

 Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Tulungagung, Arief Budiono mengatakan, proses seleksi CPNS kali ini tidak jauh berbeda dengan sebelumnya. Yakni, seleksi terbagi menjadi dua, seleksi kompetensi dasar (SKD) dan seleksi kompetensi bidang (SKB). Untuk materi SKD sendiri meliputi tes wawasan kebangsaan (TWK), tes intelegensi umum (TIU), dan tes karakteristik pribadi (TKP). Nantinya pelaksanaan seleksi menggunakan sistem CAT. “Untuk aturan main kurang lebih masih sama,”jelasnya.

Untuk pelaksanaan tes kali ini, pemerintah menyiapkan sebanyak 300 laptop yang siap digunakan, dan 20 laptop cadangan. Sehingga total 320 laptop disediakan selama pelaksanaan tes CPNS. Dalam satu hari, ujian pun terbagi menjadi lima sesi. Dengan durasi waktu setiap sesi selama dua jam. “Hanya hari pertama saja yang empat sesi. Besok (hari ini,Red) sampai hari terakhir ada lima sesi,”terangnya.

Disinggung mengenai kendala maupun kecurangan selama proses ujian, Arief mengatakan, tidak ada temuan apapun selama ujian berlangsung. Bahkan, ujian berjalan lancar dan tertib sesuai dengan peraturan. 

(rt/nda/dre/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia