Rabu, 26 Feb 2020
radartulungagung
icon featured
Blitar

Bupati Rijanto dan Wabup Marhaenis Ikut Langsung Gerakan Tanam Pohon

11 Februari 2020, 09: 57: 59 WIB | editor : Anggi Septian Andika Putra

ATASI BENCANA: Dari kiri, Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim Kusnadi, Plt Wali Kota Blitar Santoso, Bupati Rijanto, dan Wabup Marhaenis.

ATASI BENCANA: Dari kiri, Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim Kusnadi, Plt Wali Kota Blitar Santoso, Bupati Rijanto, dan Wabup Marhaenis. (AGUS MUHAIMIN/RADAR BLITAR)

WONOTIRTO, Radar Blitar - Gerakan menanam pohon di sumber air Kalidau, Desa Ngeni, Kecamatan Wonotirto, diikuti berbagai eleman masyarakat, kemarin (2/2).

Mereka berbaur dengan pejabat maupun tokoh parpol yang turut mendukung kegiatan tersebut.

“Gerakan menanam pohon ini sebagai upaya untuk melestarikan lingkungan,” terang Bupati Blitar Rijanto.

LESTARIKAN LINGKUNGAN: Bupati Rijanto memberikan bibit tanaman dalam Gerakan Tanam Pohon, kemarin (2/2).

LESTARIKAN LINGKUNGAN: Bupati Rijanto memberikan bibit tanaman dalam Gerakan Tanam Pohon, kemarin (2/2).

Apalagi di kawasan Blitar selatan ini, potensi kekurangan air bersih ketika musim kemarau masih ada. Meski dari pihak Pemkab Blitar selalu memberikan bantuan air bersih, lebih baik menanggulangi untuk jangka panjang.

Jika gerakan tanam pohon ini terus digalakkan semua eleman masyarakat, ketika musim hujan tentu bisa meminimalkan risiko banjir.

Dari Pemkab Blitar sudah berupaya untuk penanggulangan banjir ini. Termasuk normalisasi Kali Bogel. Direncanakan tahun ini tuntas dan bisa menanggulangi permasalahan banjir.

Wakil Bupati (Wabup) Blitar Marhaenis UW sekaligus ketua pelaksana mengaku, di Kabupaten Blitar ini telah disiapkan 52 hektare dan 32 ribu bibit untuk gerakan tanaman pohon. “Tidak hanya satu titik, ada beberapa lokasi,” terangnya.

Di antaranya di Desa Pandanarum, Desa Bacem, Kecamatan Kanigoro; Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Wonotirto; dan Desa/Kecamatan Wates.

Kegiatan ini diharapkan merekatkan hubungan masyarakat dengan pejabat maupun tokoh parpol untuk bergerak bersama-sama melestarikan lingkungan.

Di tempat sama, Ketua DPRD Jatim sekaligus Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim Kusnadi mengaku, setelah gerakan ini, perlu terus mengawal. Yakni tetap merawat tanaman yang sudah ditanam agar nanti bermanfaat.

Gerakan tanam pohon ini merupakan instruksi dari DPP PDI Perjuangan dalam Rakernas 10 Januari dan bertepatan dengan ulang tahun ke-47 PDI Perjuangan dan ulang tahun ke-73 Megawati Soekarno Putri.

DPP PDI Perjuangan Jatim melakukan penanaman pohon sekitar 200 ribu hektare dan 150 ribu pohon. “Beliau (Megawati Soekarno Putri, Red) mencanangkan penanaman sejuta pohon agar bermanfaat untuk Indonesia dan terhindar dari bencana banjir,” tandasnya.

Apalagi di Jatim, fenomena ketika musim kemarau terjadi kering dan penurun air tanah. Ketika musim hujan terjadi banjir.

“Karena kami merupakan partai politik, tentu keterbatasan dana. Maka perlu mengajak dan gotong royong dengan pihak lain. Menanam tidak harus di lahan Perhutani, tapi bisa di pekarangan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, terlihat pengurus DPP PDI Perjuangan Jatim, DPC PDI Perjuangan Tulungagung, maupun DPC PDI Perjuangan Kabupaten dan Kota Blitar, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), babinsa, karang taruna, Ansor, Banser, lembaga masyarakat desa hutan (LMDH), serta lain-lain. 

(rt/muh/kmf/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia