Rabu, 26 Feb 2020
radartulungagung
icon featured
Features

Galang Penghijauan, KKN 36 UMM Tanam 1000 Pohon

12 Februari 2020, 09: 21: 04 WIB | editor : Anggi Septian Andika Putra

Galang Penghijauan, KKN 36 UMM Tanam 1000 Pohon

Tulungagung,(9-10/2/20). Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) lakukan aksi penghijauan. Sebanyak delapan ratus lima puluh pohon Sengon dan seratus lima puluh pohon Mangga ditanam di wilayah Hutan Desa Campur Darat. Bersama Aparat Desa serta TNI-POLRI, penanaman pohon ini juga dilakukan di lingkungan Sekolah dan Pekarangan warga.

Adilla Risky Dhewanata, Korodinator KKN menjelaskan bahwa bibit yang didapatkannya ini sebagian besarnya yang merupakan pohon sengon didapat dari Dinas Perkebunan Kota Tulungagung. Untuk bibit mangga sendiri dibeli dari dinas Pertanian tanaman  Pasuruan.

“Kami maunya ini bukan sebatas penaman pohon, makanya kami coba hadirkan mangga varietas baru, Mangga Pisang, pertumbuhan cepat, rasanya enak, tekstur daging yang tidak lengket dengan biji, tinggi tanaman maksimal tiga meter. kami bicara prospek ekonomi juga disini”. Tandas Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis itu.

(Humas KKN 36 UMM FOR RATU)

Pemuda yang kerap disapa Dilla ini mengungkapkan, kegiatan ini awalnya hampir tidak ter-realisasi lantaran kesulitan mendapat bibit dari berbagai instansi yang telah dimasuki. Ia juga menegaskan bahwa Dinas Kehutanan, Pertanian, maupun Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kabupaten Tulungagung mengaku bahwa stok tanaman masih berada di Mojokerto dan Trenggalek.

Atas bimbingan Syariful Alam, Dosen Ilmu Hukum UMM, kelompok KKN ini secara keseluruhan program kerjanya mengusung pemberdayaan lingkungan yang terintegrasi dengan pengelolaan masyarakat, mengingat permasalahan sosial yang kerap terjadi seperti banjir dan iklim lingkunagan yang panas di wilayah Campur Darat akibat pembabatan lahan.

PLT Kepala Desa Campur Darat, Dian Wahyu Saptoto juga menyampaikan apresiasinya kepada kelompok KKN dari UMM ini. Ia menegaskan bahwa menjadikan tanah desa sebagai lahan produktif memang seharusnya diberlakukan dari dalu dengan tanpa meninggalkan maksud bahwa lahan tersebut adalah Hutan Desa seperti yang ditawarkan mahasiswa KKN.Dian juga berharap bahwa apa yang ditanam hari ini bisa menghasilkan manfaat yang baik di masa depan.

“Sengon dan sebagainya untuk kesekian kalinya kami menanam kembali. Tapi kali ini adik-adik KKN menawarkan hal baru, mangga pisang yang berdasarkan penjelasannya tadi, ya sesuai apa yang kami cita-citakan sebelumnya. Akhirnya kan kami memiliki proyeksi bahwa sekiranya desa (Bumdes) akan memiliki produk ungulan di masa yang akan datang”. Ungkap Dian seusai kegiatan berlangsung.

Selebihnya, antusiasme warga sangat nyata terlihat dengan banyaknya permintaan akan tanamanan yang disediakan mahasiswa KKN.

Humas KKN 36 UMM : Galan Rezki waskita

(rt/dre/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia