Rabu, 26 Feb 2020
radartulungagung
icon featured
Trenggalek

Ketua DPC Demokrat Trenggalek Awali Ambil Formulir di PD

Mugianto: Siap Jadi Bacabup-Bacawabup

12 Februari 2020, 12: 39: 35 WIB | editor : Andrian Sunaryo

SIAP MAJU : Mugianto menunjukkan formulir pendaftaran pilbup di Partai Demokrat

SIAP MAJU : Mugianto menunjukkan formulir pendaftaran pilbup di Partai Demokrat (zaky jazai/Radar Trenggalek)

KOTA, Radar Trenggalek – Partai Politik (parpol) peserta Pemilihan Bupati/ Wakil Bupati (Pilbup) Trenggalek 2020 mulai bergerak mencari sosok figur yang bakal diusung. Kemarin (11/2), Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat (PD) Trenggalek membuka pendaftaran bakal calon bupati (bacabup) dan bacawabup.

Hasilnya, baru pertama dibuka pendaftaran sekitar pukul 13.00, Ketua DPC PD Mugianto mendaftar. Anggota DPRD Trenggalek ini mengambil formulir. Ini dilakukan karena hasil musyawarah kader partai meminta dirinya untuk ikut konstelasi pilbup. "Saya mengawali pengambilan formulir pada pendaftaran ini (Partai Demokrat, Red), juga dengan dukungan para kader," ungkap Mugianto kemarin.

Dia melanjutkan, setelah pendaftaran ditutup pada Kamis (20/2) mendatang, dirinya akan mengembalikan formulir. Setelah batas waktu pengembalian formulir pada Selasa mendatang (25/2) selesai, formulir tersebut bersama formulir bacabup-bacawabup lain yang mendaftar akan diserahkan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) untuk pemberian rekom. Dalam hal ini, DPC hanya berhak mengusulkan siapa yang diberi rekom. "Makanya setelah ini saya hanya bisa menunggu dinamika yang ada hingga rekom yang diberikan DPP jatuh kepada siapa," katanya.

Pendaftaran cabup-cawabup dilakukan untuk masyarakat umum. Siapa pun, dari figur apa pun, seperti tokoh masyarakat, akademisi, pengusaha, hingga petahana bisa mendaftar. Selain itu, dipastikan akan ada kompromi-kompromi politik dengan partai lain, dalam hal ini berkoalisi. Sehingga bisa saja dirinya akan mendapatkan rekomendasi sebagai bupati maupun wabup. "Pastinya saya siap dicalonkan sebagai apa pun (bupati/wabup, Red). Apabila partai menghendaki, tentunya mundur sebagai anggota DPRD Trenggalek jika menjadi salah satu persyaratan menjadi calon," jelas pria yang menjabat sebagai ketua Komisi IV DPRD Trenggalek ini.

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Doding Rahmadi, mempersilakan parpol mana pun datang berkoalisi. Namun, dalam hal ini PDI Perjuangan sudah bulat mengusulkan petahana Moch. Nur Arifin sebagai bacabup. Jika ada yang mau berkoalisi, harus siap menempati posisi sebagai bacawabup. "Sambil menunggu rekom dari DPP, kami tetap melakukan pendekatan dengan sejumlah partai terkait hal ini," imbuhnya. (*)

(rt/zak/dre/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia