Rabu, 26 Feb 2020
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

Kondisi YH Membaik Tetap Diisolasi, Tunggu Hasil Laboratorium

Pasien yang Dicurigai Terinfeksi Korona

13 Februari 2020, 12: 44: 16 WIB | editor : Andrian Sunaryo

RUANG ISOLASI : RSUD dr Iskak Tulungagung menyiapkan ruang isolasi

RUANG ISOLASI : RSUD dr Iskak Tulungagung menyiapkan ruang isolasi (ananias ayunda primastuti/RATU)

KOTA, Radar Tulungagung – Meski dinyatakan dalam kondisi membaik, YH, pasien yang dicurigai terinfeksi virus korona belum diperbolehkan pulang. Bahkan, hingga kini warga Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, ini masih harus menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD dr Iskak Tulungagung.

 Dokter Spesialis Mikrobiologi Klinik RSUD dr Iskak, Rendra Bramanti mengatakan, sesuai dengan standard operation procedur (SOP) penanganan virus yang bernama resmi covid-19 ini, pasien harus tetap menjalani perawatan di ruang isolasi hingga hasil laboratorium dinyatakan negatif. “Sejauh ini kondisi pasien sudah mulai membaik. Demam sudah mulai berkurang dan nyeri telan juga berkurang. Sesuai dengan SOP, pasien tetap di ruang isolasi sampai hasilnya negatif,” jelasnya.

 Sesuai dengan SOP, Rendra menambahkan, pengambilan swab hidung, swab tenggorokan, dan pengambilan sampel sputum pasien telah dilakukan pada Senin lalu (10/2). Sampel ini pun selanjutnya dikirim ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) di Jakarta. “Hari ini (kemarin, Red) sampel sudah kami kirim ke Litbangkes Jakarta. Dari keterangan, sekitar empat sampai lima hari hasil dapat diketahui,” tambahnya.

 Disinggung mengenai kondisi pasien kini, pria ramah ini mengatakan jika suhu tubuh pasien sudah kembali normal. Yakni sekitar 36-37 derajat Celsius. Ini setelah sebelumnya pasien mengalami suhu tinggi dan mengeluh nyeri telan. “Suhu tubuh sudah normal, makan juga sudah baik, pasien sadar penuh, dan tidak sesak napas. Mudah-mudahan terus membaik,” urainya.

Sekadar informasi, World Health Organization (WHO) resmi merilis nama virus penyebab penyakit pneumonia ini. Virus yang sebelumnya dinamai virus 2019-nCov, itu kini resmi bernama virus covid-19. Wabah covid-19 terus meningkat dari hari ke hari. Bahkan hingga kini tercatat sebanyak 1.017 orang telah meninggal akibat terinfeksi virus ini. Meski belum ada laporan orang Indonesia yang terinfeksi virus covid-19, masyarakat diimbau tetap waspada.

 Seperti diberitakan sebelumnya,  RSUD dr Iskak menerima satu pasien rujukan yang dicurigai terinfeksi virus covid-19. Ini setelah pasien dengan inisial YH tersebut mengalami panas tinggi dengan keluhan nyeri telan usai melakukan perjalanan ke Korea Selatan. Pasien mengeluh dengan kondisi tubuhnya sete;aj lima hari sepulang dari Korea Selatan. Pasien dirujuk ke RSUD dr Iskak pada Sabtu pagi (8/2) dan mendapat perawatan khusus di ruang isolasi hingga kini. ()

(rt/nda/dre/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia