Rabu, 26 Feb 2020
radartulungagung
icon-featured
RaTu Event

Bobot Soal Tryout UNBK Lebih Sulit

Untuk Koreksi Kelemahan Siswa

14 Februari 2020, 08: 59: 45 WIB | editor : Alwik Ruslianto

AGAR NILAI TINGGI: Peserta tryout UNBK Jawa Pos Radar Tulungagung di SMAN 1 Karangan menyelesaikan soal mapel pilihan pada pelaksanaan hari terakhir, kemarin (13/2).

AGAR NILAI TINGGI: Peserta tryout UNBK Jawa Pos Radar Tulungagung di SMAN 1 Karangan menyelesaikan soal mapel pilihan pada pelaksanaan hari terakhir, kemarin (13/2). (ZAKI JAZAI/RADAR TRENGGALEK)

KARANGAN, Radar Trenggalek - Terus belajar menghadapi ujian nasional berbasis komputer (UNBK) yang sesungguhnya harus dilakukan siswa kelas XII SMA. Untuk itu, seluruh peserta menyambut baik tryout UNBK Jawa Pos Radar Tulungagung yang bekerja sama dengan cabang Dinas Pendidikan (Cabdispendik) Provinsi Jawa Timur (Jatim) wilayah Tulungagung dan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA se-Trenggalek.

Seperti terlihat di SMAN 1 Karangan, kemarin (13/2). Seluruh peserta terlihat begitu antusias mengerjakan soal mata pelajaran (mapel) pilihan melalui sistem computer based test (CBT). Sehingga mayoritas tidak menghiraukan jika ada temannya yang melakukan berbagai aktivitas. Bahkan untuk menambah konsentrasi, beberapa menggunakan handphone agar tidak bisa mendengarkan suara gaduh, baik dari dalam ruangan ujian maupun luar ruangan dari adik kelasnya. "Ada kesempatan belajar, maka harus dimaksimalkan," ungkap salah peserta dari SMAN 1 Karangan Aldi Hendra.

Dia melanjutkan, hal itu perlu dilakukan kendati UNBK nanti tidak menentukan kelulusan. Namun dengan hasil UNBK yang bagus, bisa mempermudah dirinya meneruskan pendidikan lebih tinggi. Sehingga pelaksanaan tryout tersebut, sangat membantunya dan teman-teman yang lain dalam proses persiapan. Apalagi, soalnya lebih sulit daripada soal tryout lain. "Kami bersyukur bobot soalnya lebih sulit dari yang dibayangkan. Sebab, dengan ini jadi bisa tahu bagian mana yang proses belajarnya perlu digenjot," tuturnya.

Senada juga diungkapkan salah seorang peserta dari SMAN 1 Karangan lainnya, Della Sari. Menurut dia, mengikuti tryout tersebut, segala kekurangan dan kelemahan dirinya juga bisa peserta lain bisa terlihat. Dari situ, sebisa mungkin kekurangan dan kelemahan tersebut akan diperbaiki agar ketika pelaksanaan UNBK yang sesungguhnya tidak keteteran. "Dengan ini kami tahu soal jenis apa yang harus dipelajari untuk antisipasi jika keluar lada UNBK nanti," katanya.

Sementara itu, proktor SMAN 1 Karangan, Imam Mashudi menambahkan, pelaksanaan hari terakhir kemarin tidak ada kendala berarti. Buktinya 334 peserta yang terdiri atas jurusan IPA 209 peserta dan jurusan IPS 125 peserta bisa mengerjakan dengan baik. Selain itu, peserta mulai kelas X sudah terbiasa mengerjakan soal mulai ulangan harian atau semeater dengan CBT. Sehingga tak terlalu ada kendala berarti. "Kendati sudah biasa mengerjakan soal dengan CBT, anak-anak perlu pemahaman yang lebih mendalam dalam hal soal. Semoga saja dengan tryout ini nilai yang dihasilkan bisa lebih bagus lagi," jelasnya. (jaz/ed/and)

Ikut Try Out, Siap Hadapi UNBK Sebenarnya (Siswa kelas XII SMA di Trenggalek harus semakin rajin belajar dalam menghadapi UNBK sesungguhnya. Selain belajar di sekolah dan LBB, juga bisa dengan)

(rt/zak/alwk/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia