Rabu, 26 Feb 2020
radartulungagung
icon-featured
RaTu Event

Matematika Jadi Mapel Tersulit

3.445 Siswa Kelas XII Sukses Ikuti Tryout RaT

14 Februari 2020, 09: 02: 41 WIB | editor : Alwik Ruslianto

ASAH KEMAMPUAN: Siswa SMAN 1 Karangrejo fokus menyelesaikan materi tryout Jawa Pos Radar Tulungagung, kemarin (13/2).

ASAH KEMAMPUAN: Siswa SMAN 1 Karangrejo fokus menyelesaikan materi tryout Jawa Pos Radar Tulungagung, kemarin (13/2). (ANANIAS AYUNDA PRIMASTUTI/RATU)

KARANGREJO, Radar Tulungagung – Sebanyak 3.445 siswa kelas XII akhirnya berhasil menyelesaikan tryout Jawa Pos Radar Tulungagung. Dari empat mata pelajaran yang diujikan, matematika menjadi mata pelajaran (mapel) yang paling sulit bagi siswa. Bintang Tri Septiani, salah satu siswi SMAN 1 Karangrejo mengatakan, dibutuhkan pemahaman lebih untuk menyelesaikan materi. “Mungkin karena ada juga beberapa materi yang belum selesai di sekolah, jadi ada beberapa materi di tryout yang belum saya kuasai,” jelasnya.

Bintang, sapaan akrabnya mengaku, tryout kali ini dapat menjadi tolok ukur baginya. Sejauh mana penguasaan materi yang sudah dipelajari. Mengenai materi matematika yang cukup sulit, bungsu dari tiga bersaudara ini mengatakan, kunci belajar matematika adalah paham konsep dan hafal rumus. Untuk itu, dia bersyukur dengan adanya tryout ini banyak manfaat yang didapatnya. Salah satunya sebagai ajang simulasi dan latihan sebelum menghadapi ujian nasional yang sesungguhnya. “Dengan ini aku tahu kekuranganku di mana, oh materi ini belum menguasai. Harus menghafal rumus-rumus memang untuk bisa menyelesaikan suatu soal,” terangnya.

Tak hanya Bintang, Novia Indah Permata Arifin, siswa kelas XII SMAN 1 Karangrejo ini juga mengaku mengalami kesulitan pada materi matematika. Menurutnya, materi soal pada tryout kali ini lebih variatif. Sehingga dia sempat kesulitan menyelesaikan ujian. “Iya, aku merasa soal matematika di tryout ini lebih variatif, level kesulitannya juga lebih tinggi dari materi yang sering aku terima,” bebernya.

Untuk menyiasatinya, Indah -sapaan akrabnya- memutuskan untuk mengerjakan soal-soal yang dianggap mudah terlebih dahulu. Sebab, jika hanya berfokus pada satu atau dua soal saja, dapat menghabiskan banyak waktu. “Jadi aku memilih mengerjakan yang mudah dulu baru ke soal yang aku anggap sulit. Itu lebih efektif juga,” imbuhnya.

Dia menambahkan, tryout semacam ini memberikan banyak manfaat baginya. Selain sebagai ajang latihan, juga sebagai acuan belajar menjelang ujian nasional. “Zaman sekarang mencari contoh materi UN memang banyak, tapi sedikit yang mau benar-benar serius belajar. Kalau ada tryout seperti ini mau tidak mau kami harus belajar serius karena ada tujuan yang dicapai,” imbuhnya.

Matematika Dianggap Sulit oleh Peserta Tryout UNBK RaTu (Try out UNBK Jawa Pos Radar Tulungagung memasuki hari keempat. Try out yang bekerja bareng dengan Cabdispendik Provinsi Jatim wilayah Tulungagung-Tren)

Sementara itu, proktor sekaligus teknisi SMAN 1 Karangrejo, Indra Widyastika Handoko mengatakan, nyaris tidak ada kendala teknis maupun nonteknis selama berlangsungnya tryout. Bahkan, aplikasi atau software yang digunakan pada tryout kali ini relatif mudah diaplikasikan dan dipahami. Terutama bagi operator dan peserta ujian. “Untuk empat hari ini aman dan lancar. Nyaris tidak ada kendala baik di jaringan internet maupun yang lain. Aplikasi juga sangat mudah dipahami, sangat menguntungkan bagi operator maupun peserta ujian,” jelasnya.

Indra pun mengaku, dengan adanya tryout semacam ini, dapat menjadi latihan dan simulasi. Baik bagi peserta ujian maupun para proktor. Sebab, tidak hanya kesiapan materi ujian yang diuji. Melainkan kesiapan alat dan sarana prasarana pendukung lainnya. “Ya, semoga dengan ini anak-anak dapat meraih apa yang seperti diharapkan, bisa mengukir prestasi ke depan,” tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Jawa Pos Radar Tulungagung kembali menggelar tryout UNBK dengan sistem computer based test (CBT). Bekerja sama dengan Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur wilayah Tulungagung-Trenggalek dan MKKS SMA Negeri Tulungagung, kegiatan ini digelar selama empat hari. Tak hanya itu, ujian pun didesain semirip mungkin dengan UNBK sesungguhnya. Mulai dari jadwal, materi, hingga aturan main. Ini sebagai upaya membantu siswa mempersiapkan diri. (nda/ed/ris)

(rt/nda/alwk/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia