alexametrics
Rabu, 01 Apr 2020
radartulungagung
Home > Blitar
icon featured
Blitar

Bupati Rijanto Ikuti Pengisian Sensus Penduduk Online 2020

22 Februari 2020, 09: 37: 39 WIB | editor : Anggi Septian Andika Putra

AYO SUKSESKAN: Bupati Rijanto  saat memimpin Rapat Koordinasi Sensus Penduduk Tahun 2020. Bupati Rijanto  melakukan pengisian sensus penduduk secara online.

AYO SUKSESKAN: Bupati Rijanto saat memimpin Rapat Koordinasi Sensus Penduduk Tahun 2020. Bupati Rijanto melakukan pengisian sensus penduduk secara online. (FIMA PURWANTI/RADAR BLITAR)

KANIGORO, Radar Blitar – Bupati Rijanto memimpin sekaligus mengikuti pengisian sensus penduduk online dalam Rapat Koordinasi Sensus Penduduk Tahun 2020, di Ruang Rapat Candi Penataran, Kantor Sekretariat Daerah di Kanigoro, Kabupaten Blitar, Senin (17/2) kemarin.

Didampingi Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Blitar Mohammad Sarjan dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kabupaten Blitar Eko Susanto, rapat koordinasi itu turut diikuti Dandim 0808/Blitar  Letkol Inf Kris Bianto, Kepala Bappeda Kabupaten Blitar Suwandito, beserta dengan undangan lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, para aparatur sipil negara (ASN), TNI, dan Polri, diimbau menjadi pelopor kepada masyarakat terhadap sensus penduduk 2020.

Berdasarkan rapat koordinasi, sensus penduduk 2020 dibagi menjadi dua cara. Yaitu secara online, dan konvensional atau wawancara. Sensus penduduk online dimulai pada 15 Februari hingga 31 Maret 2020, dengan mengunjungi laman atau web yang telah disiapkan BPS. Sedangkan untuk sensus penduduk secara konvensional atau wawancara akan dilaksanakan pada 1-31 Juli dengan mendatangi rumah warga satu persatu. 

"Alhamdulillah berjalan baik dan lancar, terakhir tadi saya dibantu pengisian sensus penduduk online termasuk juga sama Pak Dandim," kata Bupati Rijanto.

Menurut dia, sensus penduduk penting dilakukan dan diikuti seluruh lapisan masyarakat. Lantaran sensus penduduk dapat mempermudah arah pembangunan pemerintahan berdasarkan komposisi penduduk.

Lanjut dia, sensus penduduk online pasti akan mendapatkan kendala di lapangan,  karena bagi masyarakat yang sudah berusia lanjut dan tinggal di pedesaan sulit mengoperasikan teknologi masa kini, termasuk handophone Android atau laptop.

Dia menjelaskan, kepada masyarakat untuk tidak khawatir karena masih ada sensus penduduk secara wawancara door to door. "Ini harus kita pahami dan disadari warga kita yang belum tahu teknologi. Tapi beruntung mayoritas generasi muda kita, masalah IT adalah dunia mereka, jadi minimal bisa membantu keluarganya,“ jelasnya. 

Dalam kegiatan tersebut, juga diimbau kepada seluruh anggota TNI, Polri, dan ASN dalam Pemerintahan Kabupaten (Pemkab)  Blitar untuk turut menyukseskan sensus penduduk 2020. Mereka diharapkan dapat menjadi pelopor sensus penduduk di lingkungan sekitar mereka. "Semuanya harus bisa menjadi pelopor, mereka harus menjadi yang pertama dalam mengisi sensus penduduk tahun 2020 kemudian membantu lainnya," jelasnya. 

(rt/kmf/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia