alexametrics
Jumat, 10 Apr 2020
radartulungagung
icon-featured
RaTu Event

Tryout Pacu Kesiapan Siswa Pecahkan Soal

03 Maret 2020, 11: 24: 39 WIB | editor : Alwik Ruslianto

APA JAWABANNYA?: Salah seorang peserta mengerjakan soal tryout di SMPN 1 Trenggalek untuk mengasah kemampuannya dalam memahami pelajaran.

APA JAWABANNYA?: Salah seorang peserta mengerjakan soal tryout di SMPN 1 Trenggalek untuk mengasah kemampuannya dalam memahami pelajaran. (ZAKI JAZAI/RADAR TRENGGALEK)

KOTA, Radar Trenggalek - Bukan sekadar mempersiapkan sarana dan prasarana (sarpras) saja upaya yang dilakukan pihak sekolah terhadap para peserta ujian nasional berbasis komputer (UNBK) di Kota Keripik Tempe. Mereka juga harus mempersiapkan mental dan kemampuan peserta didiknya. Mengingat, pelaksanaan UNBK rencananya digelar bertepatan dengan bulan suci Ramadan, tak terkecuali di Jawa Timur (Jatim). Otomatis, jadwal UNBK pun terpaksa dimajukan. Sehingga pelaksanaan tryout yang digelar Jawa Pos Radar Tulungagung bekerja sama dengan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Trenggalek juga ikut dimatangkan dan justru membuat peserta bisa lebih siap lagi.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP se-Trenggalek Imam Ansori mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima, UNBK diperkirakan dilaksanakan pada akhir April mendatang, yaitu Senin (20/4) hingga Kamis (23/4) mendatang. Karena hal itu, seluruh sekolah penyelenggara harus mempersiapkan lebih cepat lagi, termasuk kesiapan para pesertanya. “Selain penyelenggara, kesiapan peserta perlu dilakukan guna kesuksesan perhelatan UNBK. Makanya jauh-jauh hari kami telah lakukan bimbingan belajar (bimbel),” katanya.

Dia melanjutkan, untuk itu, selain menggelar simulasi UNBK, sekolah juga melaksanakan tryout manual, seperti pelaksanaan tryout yang digelar Jawa Pos Radar Tulungagung bekerja sama dengan Disdikpora Trenggalek tersebut. Sehingga dengan penilaian langsung yang dilakukan oleh guru, guru bersangkutan lebih mengetahui kelemahan pesertanya dalam jenis mapel maupun soal, sekaligus peningkatan yang diberikan setelah mengikuti berbagai bimbel. Selain itu, siswa memiliki dokumen soal yang bisa digunakan untuk belajar. “Jika tryout dengan sistem computer based test (CBT), setelah mengerjakan, siswa tidak punya dokumen yang digunakan untuk belajar. Berbeda dengan sistem manual seperti ini. Makanya kendati melaksanakan UNBK kami akan tetap bekerja sama untuk ini, apalagi ada reward yang diberikan bagi siswa terbaik,” ujarnya

Sehingga diharapkan untuk pelaksanaan tahun depan, penyelenggara lebih memperbaiki soal yang ada. Untuk itu, diharapkan soal tiap mata pelajaran (mapel) dipisah agar siswa lebih memahami soal yang dikerjakan. "Untuk saat ini, masih seperti tahun sebelumnya. Soal dari berbagai mapel masih jadi satu. Semoga di tahun depan soal tiap mapel ikut dibedakan," jelas pria yang menjabat sebagai Kepala SMPN 1 Trenggalek ini.

Sementara itu, salah satu peserta tryout dari SMPN 1 Trenggalek Robith Alzamzam mengaku, soal yang diberikan lewat koran, tingkat kesulitannya hampir sama dengan soal lainnya. Sehingga memacu semangat dirinya dan peserta lain semakin memacu untuk memecahkannya. "Kami terpacu untuk memecahkan soal matematika. Makanya untuk soal yang belum bisa terpecahkan nanti akan dikerjakan lagi di rumah untuk belajar," imbuhnya. (jaz/ed/tri)

Try Out Koran untuk Persiapan Metal Peserta (ZAKI JAZAI/RADAR TRENGGALEK)

(rt/zak/alwk/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia