alexametrics
Minggu, 19 Sep 2021
radartulungagung
Home > Tulungagung
icon featured
Tulungagung

Ribuan Kantong Darah Dimusnahkan

13 Maret 2020, 15: 15: 59 WIB | editor : Retta wulansari

SUASANA TENANG: Seorang pendonor sedang melakukan donor darah di PMI Kabupaten Tulungagung.

SUASANA TENANG: Seorang pendonor sedang melakukan donor darah di PMI Kabupaten Tulungagung. (MUHAMMAD HAMMAM DEFA SETIAWAN/ RATU)

KOTA, Radar Tulungagung – Pada Januari lalu, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tulungagung terpaksa memusnahkan 1.945 kantong darah yang tidak tepakai. Hal yang sama juga dilakukan pada bulan ini, meski jumlah kantong darah yang tidak terpakai tidak sebanyak pada Januari lalu (12/3).

Pemusnahan kantong darah yang tidak terpakai pada Januari termasuk jumlah yang besar. Ribuan kantong darah itu dimusnahkan karena beberapa faktor. Menurut Kasi Pelayanan PMI Tulungagung Muhammad Misbakul Munir, faktornya yakni pada bulan sebelumnya, ada banyak pendonor darah di waktu bersamaan hingga menjadikan pasokan darah Januari menumpuk.

“Faktor lain yang mengharuskan kantong darah dimusnahkan, ketika terdapat darah yang terindikasi penyakit, darah yang kedaluwarsa, kegagalan ketika proses donor darah, serta plasma darah dan trombosit yang jarang terpakai,” ujar pria murah senyum itu.

Baca juga: Belum Ada Wacana Fasilitasi Galeri Seni

Dari banyaknya kantong darah yang dimusnahkan pada Januari, sebanyak 1.898 adalah plasma darah dan trombosit. “Permintaan plasma darah dan trombosit yang sedikit dari klinik ataupun rumah sakit. Maka dari itu, plasma darah dan trombosit bisa sampai 1.898 kantong darah yang tidak terpakai dan harus dimusnahkan. Sedangkan 25 kantong darah telah melewati masa layak pakai atau sudah kedaluwarsa. Serta 10 kantong darah yang tidak terpakai karena kegagalan ketika proses donor. Dan sembilan kantong darah sisanya terindikasi penyakit seperti HIV, hepatitis, dan penyakit lainnya,” jelasnya.

Meskipun permintaan plasma dan trombosit tidak sebanyak packet red cells (PRC), PMI Tulungagung akan tetap menyediakan stok. “Kami akan tetap stok plasma darah dan trombosit untuk jaga-jaga jika ada apa-apa,” tambahnya.

Munir mengungkapkan, batas aman stok darah setiap bulan kurang lebih 1.800 kantong darah. “Target kami adalah satu bulan 1.800 kantong darah agar permintaan darah di wilayah Tulungagung dapat tercukupi,” ungkapnya.

Meskipun pada Januari jumlah kantong darah yang dimusnahkan terbilang besar, pada Februari kantong darah yang tidak terpakai dan dimusnahkan mengalami penurunan yang sangat drastis. “Setelah melihat kantong darah yang tidak terpakai pada Januari cukup banyak, kami juga melakukan evaluasi, terutama pada manajemen waktu donor darah. Tercatat pada Februari, jumlah kantong darah yang diterima PMI mencapai 1.806. Sedangkan yang tidak terpakai tercatat hanya berjumlah 10 kantong darah,” jelasnya. 

(rt/dre/red/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news