alexametrics
Jumat, 10 Apr 2020
radartulungagung
Home > Tulungagung
icon featured
Tulungagung

Empat Pasien Dicurigai Terinfeksi Covid-19

Dirawat di Ruang Isolasi RSUD dr Iskak

19 Maret 2020, 10: 07: 36 WIB | editor : Andrian Sunaryo

ilustrasi

ilustrasi

KEDUNGWARU, Radar Tulungagung - Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) yang dirawat di RSUD dr Iskak Tulungagung terus bertambah. Kemarin (18/3), rumah sakit pelat merah ini kembali menerima tiga pasien yang dicurigai terinfeksi virus Covid-19. Sehingga total kini sudah ada empat pasien yang dirawat.

  “Jadi, total sekarang ada empat pasien yang kami rawat di sini. Pasien sekarang kami rawat di ruang isolasi sesuai dengan standard operation procedur (SOP) penanganan virus Covid-19,” jelas Direktur RSUD dr Iskak, dr Supriyanto Dharmoredjo, SpB, FINACS, MKes.

Supriyanto merinci, pasien pertama berinisial G tiba di rumah sakit Selasa (17/3) sekitar pukul 18.00 malam. Warga Kecamatan Rejotangan ini mengalami flu dan batuk setelah sempat melakukan kontak dengan salah satu kerabat yang baru saja tiba dari Hongkong, salah satu negara yang terpapar virus korona.

Sementara pasien kedua berinisial T tiba di rumah sakit Selasa (17/3) sekitar pukul 19.00 malam. T merupakan salah seorang tenaga medis berasal dari Blitar yang memiliki riwayat kontak dengan pasien yang dicurigai terinfeksi virus Covid-19. Sehingga dia melakukan pemeriksaan secara mandiri ke RSUD dr Iskak Tulungagung.

Sementara pasien ketiga berinisial AH, tiba di rumah sakit pada Rabu (18/3) sekitar pukul 08.00 pagi. Warga Kecamatan Bandung ini mengeluh mengalami flu, batuk, demam, dan sesak napas pascapulang menunaikan ibadah umrah beberapa waktu lalu.

Supriyanto mengatakan, tiga PDP ini mengalami gejala yang hampir sama. Yakni batuk, demam, dan flu. Untuk itu, tim medis segera mengambil sampel dari setiap pasien. Yakni swab hidung, swab tenggorokan, darah, dan skutum atau dahak pasien untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan di laboratorium Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) di Jakarta.

 “Sudah kami lakukan swab semua. Tinggal menunggu hasil sembari pasien terus kami rawat di ruang isolasi sampai hasilnya negatif,” bebernya.

Disinggung mengenai kondisi S, PDP asal Pacitan, pria berkumis ini menjelaskan jika kondisi S makin hari makin membaik. Meskipun S sempat mengalami sesak napas saat kali pertama tiba di rumah sakit. “Untuk pasien asal Pacitan, alhamdulilah terus membaik, tinggal menunggu hasil lab keluar saja,” imbuhnya.

Dia pun mengimbau pada masyarakat untuk tidak perlu panik berlebihan menghadapi wabah Covid-19. Sebab, hingga kini belum ada kasus positif Covid-19 di Tulungagung. Namun, masyarakat diminta untuk lebih aware dengan kebersihan dan kondisi kesehatan. “Paling penting terapkan hidup sehat dan cuci tangan dengan sabun. Itu upaya pencegahan paling mudah, tidak perlu sampai panik yang berlebihan,” tandasnya. (*)

(rt/nda/dre/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia