alexametrics
Jumat, 10 Apr 2020
radartulungagung
icon-featured
Blitar

Plt Wali Kota Blitar Pimpin Penyemprotan Disinfektan di Tempat Publik

19 Maret 2020, 14: 26: 37 WIB | editor : Didin Cahya FS

SIGAP: Plt Wali Kota Blitar Santoso saat melihat langsung proses penyemprotan disinfektan di kawasan Makam Bung Karno (MBK), Rabu (18/3).

SIGAP: Plt Wali Kota Blitar Santoso saat melihat langsung proses penyemprotan disinfektan di kawasan Makam Bung Karno (MBK), Rabu (18/3). (PEMKOT BLITAR)

KEPANJENKIDUL, Radar Blitar-Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar melakukan penyemprotan cairan disinfektan di sejumlah tempat wisata ataupun di tempat publik. Itu sebagai bagian salah satu upaya pencegahan penyebaran virus korona di Kota Blitar.

Diketahui penyemprotan cairan disinfektan dilakukan petugas Badan Kesatuan, Bangsa, Politik, dan Penanggulangan Bencana Daerah (Bakesbangpol dan PBD) Kota Blitar serta Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Blitar, Rabu kemarin (18/3).

Tujuan penyemprotan cairan disinfektan untuk mencegah terjadinya penyebaran virus korona. Penyemprotan dilakukan di beberapa tempat publik yang banyak didatangi pengunjung. Adapun sejumlah tempat publik yang disemprot cairan disinfektan, yakni kawasan Makam Bung Karno (MBK), Polres Blitar Kota, dan Istana Gebang.

Selain itu, petugas juga menyemprot beberapa gedung perkantoran, bank, dan tempat ibadah.

“Penyemprotan cairan disinfektan sebagai salah satu langkah konkret Pemkot Blitar setelah melakukan rapat koordinasi terkait pencegahan penyebaran virus korona di Kota Blitar,” terang Plt Wali Kota Blitar Santoso.

Santoso ikut memantau proses penyemprotan cairan disinfektan di MBK.

Selain itu, turut mendampingi Kepala Bakesbangpol dan PBD Kota Blitar Hakim Sisworo dan beberapa petugas PMI Kota Blitar. Kawasan MBK yang kali pertama menjadi tempat penyemprotan cairan disinfektan oleh petugas. Sejumlah fasilitas yang berada di MBK pun turut disemprot cair disinfektan.

Tak hanya itu, Santoso juga mengungkapkan, telah mengeluarkan surat edaran untuk menutup sementara sejumlah tempat wisata untuk mencegah penyebaran virus korona. Sejumlah tempat publik yang ditutup sementara, yakni kawasan MBK dan Istana Gebang.

Menurut dia, kedua tempat tersebut selama ini menjadi tempat wisata yang banyak dikunjungi masyarakat dari dalam maupun luar Kota Blitar. "Sejumlah tempat publik yang banyak didatangi warga kami tutup sementara hingga 29 Maret 2020. Kebijakan itu sebagai upaya mencegah penyebaran virus korona," tambahnya.

Sebelumnya, Pemkot Blitar telah mengeluarkan kebijakan meliburkan semua siswa mulai dari tingkat TK, SD, dan SMP di Kota Blitar. Para siswa diminta untuk belajar di rumah selama 14 hari atau sampai tanggal 29 Maret 2020. Kebijakan itu juga bagian upaya pencegahan penyebaran virus korona di Kota Blitar. "Kami juga akan menyemprot cairan disinfektan di sekolah-sekolah. Jadi, nanti saat para siswa masuk, kondisi sekolah sudah bersih. Kami berharap Kota Blitar tetap aman dari penyebaran virus korona," pungkasnya.

(rt/kan/did/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia