alexametrics
Jumat, 10 Apr 2020
radartulungagung
Home > Tulungagung
icon featured
Tulungagung

Pemkab Tulungagung Bentuk Posko Covid-19, Permudah Pemantauan

2 Puskesmas Penyangga Siap Layani ODP/PDP

22 Maret 2020, 09: 00: 59 WIB | editor : Andrian Sunaryo

LAWAN COVID-19: Bupati Tulungagung Maryoto Birowo bersama forkopimda dan tim satgas Covid-19 meninjau kesiapan di posko Covid-19 dinas kesehatan dan Puskesmas Ngantru, kemarin.

LAWAN COVID-19: Bupati Tulungagung Maryoto Birowo bersama forkopimda dan tim satgas Covid-19 meninjau kesiapan di posko Covid-19 dinas kesehatan dan Puskesmas Ngantru, kemarin. (SITI NURUL LAILIL M/RATU)

KEDUNGWARU, Radar Tulungagung - Pemkab Tulungagung bergerak cepat melawan penyebaran virus korona atau Covid-19 yang semakin merebak. Sejumlah langkah strategis pun telah disiapkan. Salah satunya dengan membentuk posko Covid-19.

Bupati Tulungagung Maryoto Birowo yang ditemui usai meninjau posko Covid-19 bersama forkopimda dan tim satgas Covid-19 mengatakan, berbagai langkah preventif dan akuratif dalam pencegahan dan penanganan Covid-19 di Kabupaten Tulungagung terus dilakukan. Termasuk membentuk posko Covid-19. Posko ini dibentuk untuk mempermudah pemantauan perkembangan penyebaran Covid-19 di Tulungagung. Tak hanya itu, posko yang berada di dinas kesehatan ini juga bertujuan sebagai pusat kendali pelayanan kesehatan.

"Jelas harus aktif mengikuti perkembangan Covid-19. Sebab, dengan data-data yang akurat, akan memudahkan pemantauan dari tim satgas dan pemkab Tulungagung," terangnya.

TERUS DIPANTAU : Bupati Tulungagung Maryoto Birowo bersama forkompinda mendengarkan penjelasan dari dokter Kasil Rahmat

TERUS DIPANTAU : Bupati Tulungagung Maryoto Birowo bersama forkompinda mendengarkan penjelasan dari dokter Kasil Rahmat (SITI NURUL LAILIL M/RATU)

Maryoto melanjutkan, dengan aktifnya peran posko tersebut, maka koordinasi penanganan Covid-19 juga semakin mudah. Tentunya ini untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 itu.

Bahkan, dalam mengoptimalkan penanganan ini, pihaknya telah mengoperasikan dua puskesmas yang dipilih sebagai puskesmas penyangga. Bahkan, sekarang, kedua puskesmas penyangga, baik Puskesmas Ngantru maupun Bangunjaya di Kecamatan Pakel sudah mampu menangani orang dalam pengawasan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) sesuai SOP penanganan Covid-19. Kedua puskesmas juga sudah dilengkapi ruang isolasi dan alat pelindung diri (ADP). Tim medis juga sudah diberi bekal pelatihan penanganan Covid-19 oleh RSUD dr Iskak Tulungagung.

"Tim medis puskesmas diperkuat dari tim RSUD dr Iskak Tulungagung juga sehingga penanganan pasien Covid-19 bisa ditangani segera sesuai SOP ya," kata Maryoto

Pria nomor satu Pemkab Tulungagung ini menjelaskan, kedua puskesmas tersebut dipersiapkan sebagai bentuk antisipasi jika terjadi outbreak (penularan yang tidak terkendali) hingga membuat daya tampung RSUD dr Iskak Tulungagung overload karena jumlah ruang isolasi yang terbatas. Mengingat, RSUD dr Iskak ini merupakan rumah sakit rujukan regional untuk lima daerah sekitar.

"Kita lihat perkembangan lebih dulu. Kalau perlu penambahan, direncanakan di Puskesmas Kalidawir," tuturnya

Sementara dalam peninjauannya ke Puskesmas Ngantru, Sabtu kemarin (21/3) bupati Tulungagung beserta rombongan dijelaskan bagaimana langkah tim dari puskesmas penyangga ketika kedatangan ODP atau PDP. Dalam alurnya, petugas kesehatan yang berada di fast track akan menanyakan keluhan dan riwayat pasien. Jika pasien menyebutkan ada keluhan gejala flu, batuk, demam, dan sesak, maka petugas akan meminta pasien untuk cuci tangan dan memberikan masker secara gratis. Selanjutnya, petugas akan mengantar pasien tersebut ke ruang pemeriksaan Covid-19. (*)

(rt/lai/dre/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia