alexametrics
Jumat, 10 Apr 2020
radartulungagung
Home > Tulungagung
icon featured
Tulungagung

Daftar JKN-KIS, Tuhan Akan Memberi Kesehatan

24 Maret 2020, 09: 55: 04 WIB | editor : Retta wulansari

Daftar JKN-KIS, Tuhan Akan Memberi Kesehatan

KOTA, Radar Tulungagung -Memasuki tahun ke-7 berjalan, BPJS Kesehatan menyelenggarakan Program JKN-KIS. Dimana lebih dari 223 juta penduduk Indonesia telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS. Dengan sistem gotong royong, peserta yang sehat membantu yang sakit, yang muda membantu yang tua, dan sebaliknya.

Diungkapkan Ahmad Rifai, salah satu peserta JKN-KIS asal Desa/Kecamatan Campurdarat. Pria berusia 29 tahun ini mengatakan, walaupun sehat, dirinya tak pernah menggunakan JKN-KIS, dirinya justru bersyukur bisa membantu yang sakit. “Alhamdulillah belum pernah pakai dan masih diberi kesehatan. Ya, mungkin bisa dipakai yang lebih membutuhkan,” ujarnya.

Pria yang sehari-hari bekerja sebagai driver ini mengaku tidak keberatan jika gajinya dipotong untuk membayar iuran JKN-KIS setiap bulan. Menurutnya itu adalah tabungan apabila suatu saat dirinya sakit, dan sedekah bagi yang lain saat dirinya sehat kini. “Tidak apa-apa kalau iuran terpotong setiap bulan.  Istilahnya hitung-hitung membantu yang membutuhkan pelayanan kesehatan, sekalian sedekahlah,” ucap pria yang akrab dipanggil Rifai ini.

Walaupun tidak pernah menggunakan JKN-KIS, namun Rifai mengaku memanfaatkan fasilitas kemudahan lain berbasis teknologi yang ditawarkan BPJS Kesehatan. Seperti Aplikasi Mobile JKN. Berbagai macam fitur disediakan pada aplikasi ini.“Saya punya aplikasi mobile JKN. Biasanya saya manfaatkan untuk cek status kepesertaan saya, KIS Digital kalau kartu ketinggalan, dan pindah faskes (fasilitas kesehatan, -red). Jadi kalau misal mau pindah faskes, tidak perlu ngurus dan antre di kantor BPJS Kesehatan, cukup lewat aplikasi ini saja,” tuturnya.

Rifai menyadari bahwa kesibukan setiap orang berbeda-beda. Sehingga adanya aplikasi mobile JKN ini sangat membantu dan menguntungkan. “Sangat bermanfaat, karena kita tidak tahu kesibukan kita setiap harinya bagaimana. Kalau maudaftar atau cek kepesertaan dan riwayat pembayaran iuran JKN-KIS lebih baik menggunakan aplikasi mobile JKN, simpel dan mudah. Antre di FKTP juga sekarang biasakan lewat aplikasi ini. Cek ketersediaan tempat tidur di RS juga bisa,” jelasnya.

Rifai kemudian menganjurkan bagi yang belum terdaftar sebagai peserta JKN-KIS maupun yang sudah jadi peserta JKN-KIS agar men-download aplikasi mobile JKN di Playstore atau Appstore. “Bagi yang punya handphone Android maupun iOS, dianjurkan mengunduh aplikasi mobile JKN, karena itu sangat membantu saat kita berada dimanapun,” ucapnya.

Dia juga berharap untuk masyarakat yang belum terdaftar sebagai peserta JKN-KIS bisa segera mendaftar, untuk diri sendiri dan membantu sesama. Sehingga BPJS Kesehatan juga akan berjalan secara berkesinambungan. “Kalau sakit ada yang meng-cover melalui sistem gotong royong, tidak ada ruginya. Mungkin dengan mendaftar, niat membantu seseorang yang lebih membutuhkan, maka Tuhan akan memberi kita kesehatan. Sehingga semoga BPJS Kesehatan akan berjalan secara berkesinambungan, ke depannya bisa lebih bagus pelayanannya, dan bisa membantu lebih banyak orang,” tutupnya.

(rt/rak/red/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia