alexametrics
Jumat, 10 Apr 2020
radartulungagung
Home > Trenggalek
icon featured
Trenggalek

Penanggulangan Covid -19, Butuh Kesepahaman

24 Maret 2020, 18: 15: 59 WIB | editor : Retta wulansari

ILUSTRASI

ILUSTRASI (IST)

KOTA, Radar Trenggalek- Penanganan pemutusan rantai penyebaran virus korona di wilayah Bumi Menak Sopal, tampaknya masih belum maksimal. Pasalnya, hingga kemarin (23/3) koordinasi yang dilakukan antar organisasi perangkat daerah (OPD) terkait hal tersebut masih kurang. Ini seperti yang terlihat pada rapat hearing di Dewan Perwakilan Rakyat Dwerah (DPRD) Trenggalek.

Bahwasannya, dalam gelar rapat yang dihadiri OPD yang mengurusi bidang kesehatan, kebencanaan, pendidikan dan kesejahteraan masyarakat tersebut belum terlihat satu konsep pencegahan penyebaran virus korona yang sejalan. Antar OPD terlihat masih mengeluhkan OPD lain atau saling menyalahkan, terkait tidak ikut sertanya dalam proses pencegahan, seperti ketika melakukan screening di area perbatasan masuk wilayah Kecamatan Tugu dan Durenan. "Memang masih ada kurang kesepahaman, makanya kami hari ini (kemarin, red) menggelar rapat guna mengklarifikasi permasalahan apa yang terjadi dalam upaya pencegahan agar virus covid -19 tidak masuk ke Trenggalek," ungkap pimpinan rapat Mugianto.

Dia melanjutkan, itu perlu dilakukan, sebab harus ada kesepahaman antar OPD dalam menanggulangi penyebaran virus tersebut, mengingat sangat berbahaya bagi masyarakat. Untuk itu, dengan rapat tersebut akhirnya terdapat kesepahaman cara penanggulangannya, seperti cara teknis, pembiayaan hingga kerja sama antar OPD. Sebab, dalam pencegahan ini tidak diharuskan antar OPD saling menyalahkan, melainkan saling bekerjasama. "Mungkin keterlambatan penanganan antisipasi penyebaran virus itu adalah kurangnya koordinasi antar OPD, dan syukurlah melalui pertemuan ini terjadi kesepakatan agar virus itu tak masuk ke sini (Trenggalek, red)," kata Ketua Komisi IV DPRD Trenggalek tersebut.

Sementara itu, Ketua Koordinator Pelaksana Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Covid -19 Trenggalek Djoko Rusianto menambahkan, memang satgas penanggulangan covid -19 di Trenggalek baru di bentuk dua hari ini (Minggu, 22/3, red). Namun penanganannya oleh tim medis sudah dilakukan lebih dari empat hari lalu, sebagai upaya pencegahan. "Jadi ketika penanganan itu terkait apa yang dibutuhkan kami tidak tahu, sebab tidak ada pemberitahuan dan permintaan," imbuhnya.

Sedangkan, terkait penanganan korona ini, saat ini di Trenggalek dan daerah lainnya masih dinyatakan siaga. Sehingga dari itu, perlu upaya khusus agar status tersebut tidak meningkat menjadi tanggap. Untuk itu, pemkab akan terus berperan aktif dalam melakukan pencegahan."Pastinya kami akan melakukan upaya yang terbaik, dan maksimal besok (hari ini, red) akan dipasang tenda di lokasi yang ditentukan guna melakukan screening," jelas Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan, Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek ini. 

(rt/zak/dre/red/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia