alexametrics
Minggu, 31 May 2020
radartulungagung
Home > Pendidikan
icon featured
Pendidikan

Pembatalan UNBK, Tunggu Nota Dinas

26 Maret 2020, 15: 25: 59 WIB | editor : Retta wulansari

BATAL: Calon peserta UNBK di SMAN 1 Trenggalek ketika melaksanakan tryout beberapa waktu yang lalu yang dikabarkan pelaksanaannya ditiadakan karena wabah Covid -19.

BATAL: Calon peserta UNBK di SMAN 1 Trenggalek ketika melaksanakan tryout beberapa waktu yang lalu yang dikabarkan pelaksanaannya ditiadakan karena wabah Covid -19. (ZAKI JAZAI/RADAR TRENGGALEK)

KOTA, Radar Trenggalek - Penyelenggara dan peserta ujian nasional berbasis komputer (UNBK) untuk jenjang SMA di Kota Keripik Tempe dan sekitarnya harus bersabar menanti kepastian dari Dinas Pendidikan (Dispendik) Provinsi Jawa Timur (Jatim). Hal ini terkait adanya Surat Edaran (SE) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksana Kebijakan Pendidikan dalam Darurat Penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19).

Dalam hal ini, terdapat salah satu poin, yaitu pembatalan UNBK. Artinya, UNBK tidak menjadi salah satu syarat kelulusan. Sehingga terkait hal ini diperlukan turunan peraturan di bawahnya sebagai pedoman pelaksanaannya di lapangan. Sebelumnya UNBK jenjang SMA sederajat di Jatim dijadwalkan digelar pada Senin (30/3) hingga Kamis (2/4) esok, namun karena ada penyebaran virus korona di tunda menjadi Senin (6/4) hingga Kamis mendatang (9/4). " Kami belum memberikan informasi ke sekolah-sekolah terkait informasi terbaru itu (pembatalan UNBK, Red). Namun teman-teman di lapangan sudah paham akan adanya SE dari Mendikbud terkait hal itu," ungkap Kasi SMA dan PKLK Cabang Dispendik Provinsi Jatim wilayah Tulungagung- Trenggalek Riris Etikasari.

Dia melanjutkan, kendati demikian, cabdispendik belum bisa berbuat banyak. Seperti memberi imbauan atau pengarahan terkait pembatalan UNBK tersebut. Hal ini mengingat belum adanya nota dinas dari dispendik sebagai tindak lanjut atas SE tersebut. Ini perlu dilakukan sebagai arahan atau dasar hukum guna memberi kebijakan atas pembatalan tersebut. "Yang jelas kami masih menunggu surat resmi dari dispendik sebagai tindak lanjut SE tersebut. Jika surat resmi itu telah keluar, baru kami akan melangkah," katanya.

Kemungkinan nota dinas dari dispendik tersebut akan keluar dalam waktu dekat ini. Mengingat tindakan atas beredarnya SE tersebut harus segera dilakukan. Apalagi kabar peniadaan UNBK tersebut sudah beredar luas di masyarakat. "Untuk kepastian kapan nota dinas dari dispendik itu ada, kami tidak bisa mengatakan. Semoga saja besok (hari ini, 26/3, Red) sudah keluar," jelas Riris. 

(rt/zak/dre/red/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia