alexametrics
Minggu, 31 May 2020
radartulungagung
Home > Tulungagung
icon featured
Tulungagung

Bupati Tulungagung : Warga Harus Tetap Tenang

Satu Positif, Dipantau Dinkes

30 Maret 2020, 09: 06: 06 WIB | editor : Andrian Sunaryo

ilustrasi virus korona

ilustrasi virus korona

KOTA, Radar Tulungagung – Masyarakat Kota Marmer harus tetap tenang dan tidak panik. Meskipun dari Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Tulungagung resmi mengonfirmasi satu warganya positif terinfeksi Covid-19, yang bersangkutan sudah dinyatakan sembuh. Sebelumnya merupakan pasien dalam pengawasan (PDP) yang pernah dirawat di RSUD dr Iskak. “Menyikapi data dari gugus tugas Provinsi Jatim, memang betul ada satu warga Tulungagung yang terkonfimasi terinfeksi SARS-Cov-2 atau virus korona," jelas Bupati Tulungagung Maryoto Birowo dalam keterangan pers kemarin (29/3).

Maryoto mengatakan, pasien yang berasal dari Kecamatan Bandung ini sebelumnya dirawat di ruang isolasi RSUD dr Iskak dengan status PDP. Sesuai dengan standard operation procedure (SOP) penanganan virus Covid-19, setiap PDP diambil sampel swab. Untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan di laboratorium Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) di Jakarta. Adapun sampel yang diambil, antara lain swab hidung, swab tenggorokan, darah, dan dahak pasien.

Disinggung mengenai kondisi pasien saat ini, pria berkacamata ini melanjutkan, pasien telah dinyatakan sembuh sehingga diperbolehkan untuk pulang. Namun, hasil swab dari Balitbangkes baru keluar sesaat pasien diperbolehkan untuk pulang.

"Sekarang pasien berada di rumah karena memang dinyatakan sembuh. Hasil lab pasien keluar setelah pasien dinyatakan sembuh,” terangnya.

Untuk itu, dia pun mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik. Juga lebih meningkatkan kewaspadaan diri dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Antara lain dengan mencuci tangan dan konsumsi makanan bergizi untuk menjaga sistem imun.

Sementara itu, Humas RSUD dr Iskak, Mochammad Rifai saat dikonfirmasi terpisah mengatakan, pasien bersangkutan sekarang sedang mengisolasi diri di rumah. Kendati demikian, semua tetap dalam pantauan dinas kesehatan. "Pasien sedang mengisolasi diri secara mandiri, tapi tetap dipantau,” ujarnya.

Sekadar informasi, hingga 29 Maret pukul 20.00, tercatat 1pasien terkonfirmasi positif Covid-19, 426 orang dalam pemantauan (ODP), dan 27 masuk kategori PDP. Dari 27 PDP ini, 25 pasien dinyatakan sembuh dan 1 pasien meninggal akibat penyakit penyerta.  (*)

(rt/nda/dre/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia