alexametrics
Senin, 01 Jun 2020
radartulungagung
Home > Tulungagung
icon featured
Tulungagung

Masjid Al Fatah Tiadakan Kegiatan Agama, Cegah Persebaran Covid-19

21 April 2020, 08: 30: 59 WIB | editor : Andrian Sunaryo

KOMPAK: Ketua Takmir Masjid Al Falah, Achmad Djadi (tengah) bersama sekretaris dan bendahara.

KOMPAK: Ketua Takmir Masjid Al Falah, Achmad Djadi (tengah) bersama sekretaris dan bendahara. (DHARAKA R. PERDANA/RATU)

KOTA, Radar Tulungagung – Adanya pandemi Covid-19 membuat takmir Masjid Al Fatah di Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Tulungagung melakukan serangkaian perubahan peraturan. Yakni meniadakan serangkaian kegiatan keagamaan hingga waktu yang belum ditentukan. Apalagi tempat ibadah yang kondang disebut Masjid Putih ini sering menjadi jujukan musafir.

Ketua Takmir Masjid Al Falah, Achmad Djadi mengatakan, peniadaan kegiatan keagamaan ini sendiri sudah melalui berbagai pertimbangan. Apalagi juga sudah ada peraturan pemerintah tentang PSBB. Selain itu juga ada maklumat dari kapolri, fatwa MUI, maupun ormas keagamaan untuk mencegah persebaran virus korona.. "Yang ditiadakan adalah salat Jumat, pengajian rutin, hingga kegiatan di Ramadan. Namun untuk salat lima wakttu masih diperbolehkan khusus untuk warga sekitar dan pekerja proyek pembangunan," terangnya.

Sekadar diketahui, hampir setiap hari memang ada kegiatan di masjid ini. Seperti ngaji Subuh, tafsir Alquran, seni baca Alquran, dan pengajian umum. Selain itu, saat Ramadan tiba, ada saat tarawih, kultum, dan sahur bersama pada 10 hari terakhir.

Tidak ketinggalan kegiatan sosial. Seperti posyandu lansia, pemeriksaan kesehatan, dan santunan. Khusus untuk meminimalisir dampak pandemi korona, takmir masjid juga membagi sembako dan masker untuk jamaah dan warga sekitar masjid. "Kami berharap seluruh jamaah dan warga memahami. Karena ini untuk alasan kemanusiaan," tutur pria sepuh ini.(*)

(rt/rak/dre/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia