alexametrics
Senin, 01 Jun 2020
radartulungagung
Home > Tulungagung
icon featured
Tulungagung

13 Karyawan Pabrik Rokok Positif

Tambah 14 Orang, 1 PDP

19 Mei 2020, 09: 43: 17 WIB | editor : Alwik Ruslianto

Infografis

Infografis

KOTA, Radar Tulungagung – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung kembali mengkonfirmasi 14 kasus temuan positif terinfeksi SARS-Cov-2. Dari jumlah ini, 13 diantaranya merupakan karyawan sebuah pabrik rokok di Kecamatan Pakel, yang beberapa waktu lalu mengikuti rapid diagnostic test (RDT) masal. Sementara satu pasien lainnya merupakan pasien dalam pengawasan (PDP) yang memiliki gejala pneumonia.

Wakil juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung, Galih Nusantoro mengatakan, 14 pasien ini tersebar di beberapa kecamatan. Antara lain Kecamatan Sendang 1 orang, Kecamatan Karangrejo 2 orang, Kecamatan Pakel 3 orang, Kecamatan Gondang 6 orang, Kecamatan Kauman 1 orang, dan Kecamatan Boyolangu 1 orang. “Hari ini kami kembali mendapat tambahan pasien positif sebanyak 14 orang. 13 merupakan karyawan pabrik rokok, dan 1 lainnya berstatus PDP yang akhirnya terkonfirmasi positif,”jelasnya.

Galih melanjutkan, dengan keluarnya hasil swab dari belasan pasien ini, artinya proses RDT masal yang dilakukan awal Mei lalu telah mengeluarkan hasil. Saat itu tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung melakukan RDT terhadap 241 karyawan pabrik rokok. Dari jumlah tersebut, petugas menemukan 14 karyawan reaktif rapid, dan 2 anggota keluarga yang reaktif rapid. Sehingga total 16 reaktif rapid. “Dari 16 ini 13 hasil pemeriksaan PCR (polymerase chain reaction) terkonfirmasi positif, dan tiga lainnya negatif,”urainya.

Wakil juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung, Galih Nusantoro

Wakil juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung, Galih Nusantoro

Dengan adanya temuan kasus ini, ketiga belas pasien ini telah dikarantina di Rusunawa IAIN Tulungagung. Sementara satu pasien masih dirawat di RSUD dr Iskak Tulungagung. Tak hanya itu, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung melakukan RDT kembali pada Senin (18/5) kemarin. Sekitar 140 karyawan menjadi target dalam pemeriksaan. Ini terdiri dari Sebagian besar karyawan pabrik rokok dan masyarakat yang ada di sekitar pabrik. Hasilnya petugas menemukan lima orang reaktif rapid.

“Hari ini (kemarin) kami kembali melakukan RDT terhadap 140 orang, hasilnya 5 reaktif. Artinya setelah dilakukan karantina kawasan sudah tidak ada lagi transmisi lokal,”imbuhnya.

Meskipun telah menemukan belasan kasus positif, namun pemkab belum melakukan penghentian operasional pabrik. Namun demikian pemkab memperketat protokol pencegahan covid-19. Antara lain dengan memberlakukan sistem shift atau pergantian jam kerja. Ini berfungsi untuk memaksimalkan physical distancing di kawasan pabrik rokok. “Masih beroperasi, namun sudah ada pembatasan-pembatasan yang lebih ketat. Seperti jam kerja sudah berkurang dan physical distancing,”terang Galih.

Selain merilis 14 pasien positif, tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung juga merilis satu pasien atas nama Fuji Rahayu (FR) yang terkonfirmasi positif covid-19, akhirnya dinyatakan sembuh. Fuji yang merupakan seorang paramedis di salah satu Puskesmas di Tulungagung terkonfirmasi positif pada 3 Mei lalu. Warga Kecamaran Karangrejo ini terkonfirmasi tertular dari klaster 2. Yakni klaster pelatihan haji. (nda/ris)

(rt/nda/alwk/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia