alexametrics
Senin, 01 Jun 2020
radartulungagung
Home > Trenggalek
icon featured
Trenggalek

Lalai, Mobil Daihatsu S88 Dilalap Si Jago Merah

19 Mei 2020, 10: 12: 31 WIB | editor : Alwik Ruslianto

PROSES PEMADAMAN: Sejumlah petugas dan warga sedang memadamkan mobil yang terbakar di jalan desa masuk RT 08/RW 03, Dusun Kepanjen, Desa/Kecamatan Suruh, kemarin (18/5).

PROSES PEMADAMAN: Sejumlah petugas dan warga sedang memadamkan mobil yang terbakar di jalan desa masuk RT 08/RW 03, Dusun Kepanjen, Desa/Kecamatan Suruh, kemarin (18/5). (KAPOLSEK SURUH FOR RADAR TRENGGALEK)

SURUH, Radar Trenggalek - Hati-hati ketika memperbaiki mesin mobil, karena dapat menyebabkan hal yang fatal. Seperti yang dialami Imam Supiyan, kemarin (18/5). Mobil warga Desa/Kecamatan Suruh itu ludes terbakar, karena kelalaian. Tidak ada korban jiwa atas peristiwa itu, hanya kerugian material. 

Kapolsek Suruh AKP I Wayan Sumantra membenarkan, ada peristiwa mobil terbakar di jalan desa masuk RT 08/RW 03, Dusun Kepanjen, Desa/Kecamatan Suruh. Pemicu kejadian itu, diduga ketika Imam Supiyan (pemilik mobil, Red) yang tengah memperbaiki mobilnya, Daihatsu S88 Nopol AG 1529 YL. “Benar, ada mobil warga yang terbakar,” ungkapnya. 

Secara kronologis, pemilik mobil hendak membeli sentrat untuk pakan ayam ke Kota Trenggalek. Dia berangkat pukul 12.00 dengan mengendarai mobil Daihatsu S88-nya. Di tengah perjalanannya, ternyata ada penjual sentrat yang datang ke rumahnya untuk mengantar sentrat. Tak ayal, Imam memutuskan untuk pulang. “Dia mendapat telepon dari penjual sentrat, kemudian balik ke rumah,” ungkapnya.

Dia melanjutkan, ketika Imam mengemudikan mobil ke gang dekat pintu masuk rumahnya. Dan membelokkan stir ke arah kiri. Tak disangka, mobil itu menabrak pagar dan menyebabkan mesin mobil mati. “Nah, pemilik mobil itu mulai memperbaiki mesin yang berada di bagian belakang,” kata dia. 

Tak berselang lama, Imam meminta putranya untuk men-starter mobil. Terhitung anaknya men-starter hingga tiga kali dan starter yang terakhir itu memicu api keluar dari mesin. “Api muncul pertama kali di titik mesin mobil,” tegas dia.

Dia mengatakan, api berhasil dipadamkan sekitar 15 menit kemudian. Namun api itu sempat membakar beberapa bagian dalam mobil seperti jok hingga kaca. Sehingga ditafsir kerugian mencapai Rp 7 juta. “Diduga pemilik mobil lupa menutup kap mesin dan meninggalkan jaket di penutup karburator mobil. Sehingga saat mesin dinyalakan terjadi malfungsi,” katanya. Dia pun mengimbau kepada masyarakat berhati-hati ketika memperbaiki mobil. (tra/tri)

(rt/pur/alwk/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia