alexametrics
Senin, 01 Jun 2020
radartulungagung
Home > Tulungagung
icon featured
Tulungagung

Sebelum Lebaran, BLT-DD April Tuntas

20 Mei 2020, 09: 34: 16 WIB | editor : Alwik Ruslianto

Infografis

Infografis

KEDUNGWARU, Radar Tulungagung – Akhirnya masyarakat Tulungagung yang terdampak Covid-19 bisa bernapas lega. Ditargetkan hari ini (20/5) penyaluran bantuan langsung tunai dana desa (BLT-DD) periode April dari pemerintah desa (pemdes) kepada keluarga penerima manfaat (KPM) akan tuntas. Sebab, sebelumnya banyak masyarakat yang mempertanyakan kapan realisasi penyaluran BLT-DD kepada KPM.

Kepala Seksi (Kasi) Perencanaan Pembangunan Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Tulungagung Anasrudin mengatakan, penyaluran BLT-DD untuk periode April kepada KPM kini sudah mencapai 80 persen. Ditargetkan sebelum hari ini (20/5) penyaluran BLT-DD periode April harus sudah tersalurkan ke seluruh desa di Tulungagung.“"Untuk penyaluran BLT-DD periode April sudah harus selesai sebelum Hari Raya Idul Fitri," tuturnya.

Uutuk penyaluran BLT-DD periode Mei akan disalurkan setelah Hari Raya Idul Fitri. Jadi, untuk Mei akan disalurkan BLT-DD dua periode sekaligus. Kemudian, untuk penyaluran BLT-DD periode Juni akan disalurkan pada Juni mendatang. "Penyaluran BLT-DD kepada KPM tidak bisa dua periode dalam sekali waktu. Karena penyaluran dilakukan dengan rekening virtual account," ujar Anas.

Anas menjelaskan, mungkin penyaluran BLT-DD terkesan lama. Tapi pada dasarnya kesan lama itu didasarkan kehati-hatian pemdes dalam memasukkan KPM. Dari data yang diterima, total KPM dalam program BLT-DD sebanyak 28.900 KK. Total KPM yang terdata tersebut adalah orang-orang yang tidak terdata pada program PKH, BPNT, dan kartu prakerja. Dengan pagu dana yang dialokasikan sebesar Rp 52.020.000.000. "Rata-rata pemdes terkendala pada saat melakukan verifikasi data KPM. Verifikasi itu untuk menghindari data dobel," jelasnya.

Untuk kriteria KPM yang berhak mendapatkan BLT-DD, disesuaikan hasil musyawarah desa (musdes), dengan tetap mengacu pada aturan yang ada. Kriteria KPM diprioritaskan untuk masyarakat miskin yang terdampak Covid-19. Tidak harus semua unsur miskin berdasarkan Kementerian Sosial harus terpenuhi, cukup satu unsur saja sudah bisa dimasukkan ke data KPM BLT-DD. "Tidak semua orang yang terdampak Covid-19 akan mendapat BLT-DD, hanya keluarga miskin saja yang bisa menerima bantuan BLT-DD," papar pria ramah itu.

Bagaimana jika ada keluarga yang seharusnya berhak mendapatkan BLT-DD? Anas mengatakan, orang tersebut masih bisa usulkan untuk dimasukkan ke data KPM BLT-DD. Dengan catatan, pengusulan tidak melebihi Juni 2020. Dan ketika pengusulan itu disepakati, maka orang tersebut akan mendapatkan BLT-DD penuh, yakni tiga bulan periode. "Hingga saat ini dan Juni masih bisa melakukan pengusulan orang yang berhak mendapatkan BLT-DD," kata Anas.

Pria berkacamata itu mencontohkan, pada April dan Juni, si A masih mampu untuk mencukupi kebutuhan hidupnya, tapi pada Juni ternyata desa si A harus dikarantina karena ada penyebaran Covid-19. Akhirnya dengan adanya kasus tersebut, si A terpaksa harus kehilangan penghasilannya dan tidak bisa mencukupi kebutuhan hidup keluarganya. Maka dengan demikian, si A bisa dimasukkan daftar KPM BLT-DD pada Juni itu juga dan dia akan mendapatkan bantuan sama, yakni tiga kali bantuan.

Anas mengimbau kepada semua pemdes di Tulungagung untuk melaksanakan tugas sesuai dengan aturan yang berlaku. Musdes menjadi dasar penentuan pemdes untuk memutuskan siapa saja yang berhak mendapatkan BLT-DD. Karena pendataan menjadi hal yang mendasar dan harus dapat dipertanggungjawabkan.“"Dalam pendataan KPM, yang terpenting harus disepakati dalam musdes,"” pungkasnya. (ham/ed/ris)

(rt/rak/alwk/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia