alexametrics
Minggu, 09 Aug 2020
radartulungagung
Home > Pendidikan
icon featured
Pendidikan

Siswa Cukup Menunggu di Rumah

Daftar PPDB lewat Sekolah dan UPT Kecamatan

26 Mei 2020, 10: 06: 44 WIB | editor : Alwik Ruslianto

Infografis

Infografis

KOTA, Radar Tulungagung - Penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang TK, SD, dan SMP segera dimulai. Bahkan, pemerintah melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dispendikpora) Kabupaten Tulungagung merilis jadwal resmi PPDB 2020/2021. Rencananya PPDB akan dilakukan serentak dimulai 3 Juni mendatang.

Plt Kepala Dispendikpora Kabupaten Tulungagung Hariyo Dewanto Wicaksono mengatakan, pelaksanaan PPDB kali ini sedikit berbeda dibandingkan tahun lalu. Salah satunya pada alur pendaftaran. Jika sebelumnya calon siswa dapat mendaftarkan secara mandiri ke sekolah tujuan. Kini calon siswa cukup menyerahkan berkas ke sekolah asal dan pihak sekolah yang akan mendaftarkan melalui UPT Dispendikpora Kecamatan. “Ini untuk mencegah adanya kerumunan massa di sekolah. Karena biar bagaimana pun, PPDB kali ini diselenggarakan di tengah pandemi Covid-19. Sehingga protap pencegahan Covid-19 tetap harus dipatuhi,” jelasnya.

Pria yang akrab disapa Yoyok ini melanjutkan, karena mekanisme PPDB tahun ini berbeda, pihak sekolah asal bertanggung jawab penuh atas keakuratan data peserta didik. Salah satunya bertanggung jawab atas kebenaran titik azimuth garis bujur dan garis lintang lokasi tinggal peserta didik sesuai dengan alamat kartu keluarga (KK). Sebab, titik azimuth akan berfungsi untuk jalur penerimaan zonasi dan data siswa. “Jadi data harus sesuai dengan data di dapodik. Termasuk data titik azimuth ini, jangan sampai kacau,” terangnya.

Sama seperti sebelumnya, jalur PPDB kali ini terbagi menjadi empat jalur. Yakni jalur zonasi, afirmasi, perpindahan orang tua/wali murid, dan prestasi. Untuk jenjang SMP, jalur zonasi memiliki kuota minimal 50 persen dari daya tampung sekolah. Sementara untuk jalur afirmasi minimal 15 persen dari daya tampung sekolah. Untuk jalur perpindahan orang tua/wali murid memiliki kuota 5 persen dari daya tampung sekolah. Dan jalur prestasi sebanyak 30 persen dari daya tampung sekolah. “Untuk jalur zonasi dan prestasi kali ini berbeda memang kalau dibandingkan dengan tahun lalu,” imbuhnya.

Sementara untuk jenjang SD, hanya terbagi menjadi tiga jalur PPDB. Yakni jalur zonasi, afirmasi, dan perpindahan tugas orang tua/wali murid. Untuk jalur zonasi memiliki kuota sebanyak 80 persen dari total daya tampung sekolah.Sementara afirmasi minimal 15 persen dari daya tampung sekolah. Dan perpindahan orang tua sebanyak 5 persen.

Lebih rinci, Yoyok mengatakan, untuk jalur zonasi pada jenjang SMP akan menggunakan mekanisme daring atau online yang memprioritaskan jarak tempat tinggal terdekat dengan sekolah. Nantinya calon siswa mendaftar melalui sekolah asal. Selanjutnya, sekolah asal yang akan mengirimkan berkas ke UPT dispendikpora kecamatan yang akan mendaftarkan ke sekolah tujuan. Sehingga calon siswa cukup menunggu dari rumah. Calon siswa pun berkesempatan memilih tiga pilihan sekolah. Pilihan pertama dan kedua merupakan sekolah yang masih satu zona dengan tempat tinggal. Sementara pilihan ketiga dapat luar zona.

Sementara jalur afirmasi ditujukan bagi calon siswa yang berasal dari keluarga tidak mampu. Ini dapat dibuktikan dengan menunjukkan kartu Indonesia pintar (KIP), kartu Indonesia sehat (KIS), program keluarga harapan (PKH), maupun program lain yang dikhususkan untuk keluarga tidak mampu. Untuk jalur perpindahan orang tua/wali murid ditujukan bagi calon siswa yang mengikuti orang tua pindah tugas dari luar daerah. Sementara jalur prestasi dapat menggunakan sertifikat maupun piagam yang diterima calon siswa.

Yoyok pun mengimbau seluruh calon siswa untuk tetap mengikuti protap kesehatan dan pencegahan Covid-19, meskipun sedang mengikuti PPDB. Sebab, hingga kini wabah Covid-19 belum menunjukkan adanya penurunan kasus. “Jadi harus tetap patuhi protap pencegahan Covid-19 karena kondisinya masih seperti ini,” tandasnya. (nda/ed/ris)

(rt/nda/alwk/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia