alexametrics
Rabu, 08 Jul 2020
radartulungagung
Home > Tulungagung
icon featured
Tulungagung

Mobile Combat Covid-19 Uji 200 Spesimen Pasien Covid-19

30 Mei 2020, 03: 52: 24 WIB | editor : Alwik Ruslianto

LEBIH CEPAT IDENTIFIKASI: Bupati Tulungagung bersama Tim GTPP Covid-19 foto bersama usai penyerahan bantuan Mobile Combat Covid-19.

LEBIH CEPAT IDENTIFIKASI: Bupati Tulungagung bersama Tim GTPP Covid-19 foto bersama usai penyerahan bantuan Mobile Combat Covid-19. (KOMINFO FOR RATU)

KOTA, Radar Tulungagung - Kabupaten Tulungagung mendapat kesempatan pertama memanfaatkan Mobile Combat Covid-19 dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat dalam rangka mempercepat penanganan Covid-19 di Tulungagung.

Mobil yang dilengkapi fasilitas mesin uji polymerase chain reaction (PCR) ini langsung beroperasi usai diterima Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo di Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bangsa pada Kamis siang (29/5) kemarin.

Dalam pengoperasian, petugas tak hanya memeriksa puluhan pasien yang terindikasi terpapar Covid-19, tapi juga memeriksa para tenaga medis dan paramedis dari tiga puskesmas penyangga, yakni Puskesmas Kalidawir, Beji, Bangunjaya, dan tim tracing Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung yang ikut andil dalam penanganan Covid-19.

Plt Kepala Dinkes Kabupaten Tulungagung Bambang Triono menyambut baik kedatangan Mobile Combat Covid-19 tersebut. Pasalnya, mobil yang dilengkapi fasilitas mesin PCR swab test ini bisa mempercepat proses identifikasi Covid-19 dalam tubuh seseorang. Bahkan, jelas Bambang, pasien dan tenaga medis serta paramedis dari puskesmas penyangga yang biasa menangani pasien Covid-19 bisa mengetahui hasil PCR swab test hanya dalam kurun waktu 40 menit.

"Tim tracing, tenaga medis, dan paramedis dari Puskesmas Kedungwaru juga berkesempatan menjalani pemeriksaan PCR swab test ini. Mengingat mereka juga ikut andil dalam percepatan penanganan Covid-19 ini," tuturnya.

 Hal senada juga diungkapkan Bupati Tulungagung Maryoto Birowo usai menerima bantuan mobil tersebut. Dia sangat berterima kasih mendapat kesempatan lebih dulu memanfaatkan bantuan Mobile Combat Covid-19 dari BNPB yang dikirim ke Provinsi Jawa Timur. Maryoto menilai, bantuan tersebut sangat membantu dalam proses percepatan penanganan Covid-19 di Tulungagung. Mengingat, masih banyak pasien yang hingga kini belum diketahui hasil tes swab-nya. Sehingga Mobile Combat Covid-19 ini akan difokuskan ke pasien, tenaga medis, dan paramedis yang menjalani karantina di RSUD dr Iskak Tulungagung, IAIN Tulungagung, dan tiga puskesmas penyangga.

"Tentu bantuan seperti ini sangat dibutuhkan dan membantu kami dalam percepatan penanganan Covid-19. Sebab, mobil yang dilengkapi mesin identifikasi sampel swab itu mempercepat kondisi pasien apakah terinfeksi atau tidak," terangnya.

 Sementara itu, Kapten Tim Mobile Combat Covid-19, Alfarizi Julisetyo Sekartaji menjelaskan, mobil tersebut dilengkapi dua mesin untuk mempercepat proses identifikasi 200 sampel swab pasien asal Tulungagung. Sebab, satu mesin bisa langsung melakukan identifikasi delapan sampel swab test pasien. Bahkan, pihaknya menargetkan 200 sampel swab selesai dalam sehari. Dalam prosesnya, dibantu tiga petugas. Ketiganya memiliki peran masing-masing seperti pengambil spesimen (swaber), satu bagian ekstraksi, dan satu orang sebagai analis.

"Akurasinya 99 persen. Ini dari Korea. Bahkan, hasilnya bisa diketahui hanya kurun waktu 40 menit," tuturnya. (lil/ed/ris)

(rt/lai/alwk/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia