alexametrics
Minggu, 09 Aug 2020
radartulungagung
Home > Pendidikan
icon featured
Pendidikan

Hari Ini Kelulusan SMP lewat Website

Imbau Siswa Tak Datang ke Sekolah

05 Juni 2020, 07: 55: 02 WIB | editor : Alwik Ruslianto

Infografis

Infografis

KOTA, Radar Tulungagung - Pengumuman kelulusan jenjang SMP resmi diumumkan hari ini (5/6) secara serentak. Berbeda dengan tahun sebelumnya, pengumuman kelulusan tahun ini dilakukan secara online melalui website sekolah masing-masing. Ini dilakukan untuk menghindari adanya kerumunan di sekolah. “Nanti setiap sekolah yang mengondisikan pengumuman melalui website sekolah maupun platform lain secara daring atau online,” jelas Plt Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dispendikpora) Tulungagung Hariyo Dewanto Wicaksono, melalui Kabid Pembinaan SMP Saifudin Zuhri.

Udin, sapaan akrab Saifudin Zuhri mengatakan, selain untuk menghindari kerumunan di sekolah, pengumuman melalui online ini juga untuk menghindari adanya konvoi di jalanan untuk merayakan kelulusan. Selain melalui online, kelulusan siswa tahun ini juga tidak didasarkan pada ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Tapi berdasarkan prosedural operasional sekolah (POS) di sekolah masing-masing. Artinya, sekolah memiliki kewenangan penuh untuk menentukan kelulusan siswa. “Kewenangan diserahkan kepada sekolah masing-masing. Penilaian bisa dilihat dari ujian-ujian yang telah diselenggarakan sebelumnya maupun melalui tugas portofolio yang lain,” terangnya.

Seperti diketahui, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI memutuskan untuk meniadakan UNBK bagi jenjang SMA dan SMP. Sementara untuk jenjang SMK, UNBK terlanjur terlaksana di beberapa daerah. Untuk itu, UNBK bukan menjadi penentu kelulusan siswa. Sebagai gantinya, nilai kelulusan ditentukan pada hasil ujian sekolah. Hasil ujian sekolah ini mengacu pada nilai rapor, hasil penugasan, hingga tes jarak jauh (tes online) yang telah diterapkan selama pandemi Covid-19. Ketentuan ini juga tertuang dalam Surat Edaran (SE) Mendikbud Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Covid-19.

Sementara bagi sekolah yang belum sempat melaksanakan ujian sekolah di tengah penerbitan SE tersebut, dapat menggunakan nilai rapor, praktik kerja lapangan, portofolio, dan praktik selama lima semester terakhir untuk kelulusan siswa SMP.

“Artinya, kelulusan tahun ini benar-benar diserahkan pada sekolah. Tentu dengan tetap mempertimbangkan ketentuan yang telah ditetapkan oleh mendikbud,” imbuh Udin.

Disinggung mengenai jumlah peserta didik yang tidak lulus, pria ramah ini mengaku belum dapat memastikan hal tersebut. Sebab, proses perekapan data masih terus berlangsung. Selain itu, beberapa sekolah masih menggelar rapat kelulusan secara online. Namun, jumlah seluruh siswa kelas IX tahun ini mencapai 12.062. Jumlah ini terdiri dari SMP negeri dan swasta.

Sementara itu, Waka Kesiswaan SMPN 3 Tulungagung, Lilik Elis, membenarkan adanya pengumuman kelulusan jenjang SMP tersebut. Sesuai dengan petunjuk dari dinas terkait, pengumuman kelulusan pun akan dilakukan secara online. Sehingga siswa diimbau tidak perlu datang ke sekolah. “Siswa cukup menunggu saja di rumah, tidak usah ke sekolah apalagi keluyuran,” jelasnya.

Elis mengatakan, kriteria kelulusan tahun ini sebenarnya hampir sama dengan sebelumnya. Hanya saja, keikutsertaan siswa sebagai peserta UNBK tidak menjadi kriteria kelulusan. Namun, kriteria kelulusan disesuaikan dengan proses belajar mengajar selama ini. Seperti nilai rapor, tugas, ataupun portofolio yang telah dikerjakan siswa selama masa pandemi Covid-19 ini. “Intinya memang sekolah memiliki wewenang untuk kelulusan siswa,” tandasnya. (nda/ed/ris)

(rt/nda/alwk/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia