alexametrics
Minggu, 09 Aug 2020
radartulungagung
Home > Pendidikan
icon featured
Pendidikan

Pengambilan PIN Dimulai Hari Ini

Khusus PPDB SMA/SMK

08 Juni 2020, 08: 30: 30 WIB | editor : Alwik Ruslianto

Infografis

Infografis

KOTA, Radar Tulungagung – Penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang SMA/SMK resmi dimulai hari ini. Hari pertama PPDB pun diawali dengan proses pengambilan PIN oleh calon peserta didik melalui website PPDB Jatim di akun siswa masing-masing. Berbeda dengan tahun sebelumnya, pengambilan PIN kali ini harus dilakukan mandiri oleh calon siswa. Alasannya, pemerintah melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) Provinsi Jawa Timur (Jatim) melarang adanya kerumunan massa dalam jumlah besar di sekolah.

Koordinator operator SMAN 1 Kedungwaru, Yulius Satria Hendrata mengatakan, sebelum melakukan pengambilan PIN, calon siswa diwajibkan melengkapi berkas-berkas pendaftaran terlebih dahulu. Seperti memeriksa rapor semester 1 hingga 5, mengunggah ijazah maupun surat keterangan lulus dari sekolah asal, serta mengisi data dan mengunggah scan kartu keluarga (KK). Setelah berkas-berkas terunggah, siswa diminta untuk menentukan titik lokasi rumah atau tempat tinggal berdasarkan alamat pada KK. “Jika sudah, nanti akan kami verifikasi lagi. Dua hingga tiga hari PIN dapat diunduh oleh siswa dengan cara login seperti sebelumnya,” jelasnya.

Pria yang akrab disapa Lius ini melanjutkan, usai penentuan titik lokasi dan pengambilan PIN menjadi poin penting. Sebab, data ini akan digunakan untuk pendaftaran ke tahap selanjutnya. Sesuai dengan jadwal pada website resmi PPDB Jatim, pengambilan PIN dapat dilakukan mulai 8 hingga 20 Juni mendatang.

PERSIAPAN: Koordinator operator SMAN 1 Kedungwaru, Yulius mengecek persiapan pengambilan PIN PPDB.

PERSIAPAN: Koordinator operator SMAN 1 Kedungwaru, Yulius mengecek persiapan pengambilan PIN PPDB. (ANANIAS AYUNDA PRIMASTUTI/RATU)

Meskipun calon siswa harus mengambil PIN secara mandiri, setiap sekolah baik SMA maupun SMK telah stand by jika sewaktu-waktu ada calon siswa yang kesulitan melakukan pengambilan PIN. Nantinya, calon siswa dapat menghubungi kontak hotline sekolah masing-masing. “Mirip seperti customer service, nanti seluruh operator di setiap sekolah sudah siap jika ada calon siswa yang kesulitan. Calon siswa cukup menghubungi nomor hotline, kemudian akan kami bantu secara online tanpa harus datang ke sekolah tujuan,” terangnya.

Sama seperti tahun sebelumnya, setelah melakukan pengambilan PIN, siswa dapat melakukan pendaftaran sesuai dengan jalur yang dipilih. Sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan, pendaftaran tahap I dimulai pada 15 Juni. Ini digunakan untuk jalur afirmasi, perpindahan orang tua/wali murid, dan prestasi hasil perlombaan. Selanjutnya, pendaftaran tahap II dimulai pada 22 Juni. Ini digunakan untuk jalur zonasi. Pendaftaran tahap III pada 25 Juni untuk jalur prestasi rerata nilai rapor dan ujian sekolah.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim wilayah Tulungagung-Trenggalek Solikin mengatakan, juga terdapat jalur khusus pada PPDB kali ini. Jalur ini dikhususkan bagi anak-anak dari tenaga kesehatan (nakes) yang turut menangani Covid-19. Kuota yang disediakan mencapai 1 persen dari total kuota pagu sekolah. “Betul ada 1 persen untuk jalur khusus anak-anak dari nakes yang menangani Covid-19,” jelasnya.

Solikin melanjutkan, karena hanya dikhususkan bagi nakes yang menangani Covid-19, nantinya calon siswa wajib melampirkan surat tugas orang tua. Ini sebagai bukti bahwa orang tua menjadi salah satu garda terdepan dalam penanganan Covid-19. “Jadi tidak sembarangan anak nakes, hanya nakes yang menangani Covid-19 saja yang bisa. Nantinya akan dimasukkan pada jalur perpindahan orang tua,” terangnya. (*)

(rt/nda/alwk/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia