alexametrics
Sabtu, 04 Jul 2020
radartulungagung
Home > Tulungagung
icon featured
Tulungagung

Pantai Gemah Dibuka lagi

30 Juni 2020, 19: 00: 59 WIB | editor : Alwik Ruslianto

MULAI NORMAL: Beberapa pengunjung Pantai Gemah tampak asyik menikmati deburan ombak yang menghempas ke tepian, kemarin (29/6).

MULAI NORMAL: Beberapa pengunjung Pantai Gemah tampak asyik menikmati deburan ombak yang menghempas ke tepian, kemarin (29/6). (DHARAKA R. PERDANA/RATU)

BESUKI, Radar Tulungagung - Mulai dibukanya Pantai Gemah pada transisi new normal, membuat pantai yang berada di Desa Keboireng, Kecamatan Besuki ini mulai diserbu pengunjung. Seperti yang terlihat kemarin (29/6), ratusan pengunjung berdatangan. Kendati demikian pengunjung tetap harus mematuhi protokol kesehatan.

Imam Rozikin, ketua pokdarwis setempat mengatakan, pasca pembukaan kembali  tempat wisata itu, wisatawan mulai banyak yang berdatangan. Namun demikian, pihaknya menilai tingkat kunjungan belum stabil. Karena setiap hari, khususnya saat liburan tiba tidak bisa dipastikan seberapa banyak yang datang. "Diperkirakan sekitar 300 wisatawan yang datang berkunjung, khususnya saat liburan sekolah seperti ini," katanya.

Zikin,-sapaan akrabnya, mengaku masih bisa bersyukur tempat wisata yang dikelola pokdarwis yang dipimpinnya itu sudah bisa buka. Paling tidak itu sudah bisa membantu menggerakkan roda perekonomian warga setempat. Apalagi selama tiga bulan lamanya, semua kelimpungan karena tidak ada pemasukan.

Namun, pihaknya tetap memantau secara ketat pengunjung yang hendak masuk. Dimana semua harus tetap mematuhi protokol kesehatan yang  sudah ditetapkan pemerintah. "Setiap pengunjung yang datang harus dicek suhu dan wajib memakai masker," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Tulungagung, Bambang Ermawan mengaku, telah menerima surat edaran (SE) dari Gubernur Jawa Timur (Jatim) pada 19 Juni lalu. Dalam SE tersebut berisi mengenai tatanan kenormalan baru (new normal) yang sudah dapat diterapkan di sektor pariwisata. “Suratnya tertanggal 19 Juni lalu. Secara garis besar berisi mengenai SOP yang harus ditaati mengenai tatanan new normal pada sektor pariwisata,”jelasnya.

Bambang mengatakan, nantinya jika ada pihak pengelola wisata yang ingin membuka kembali tempat wisata, dapat meminta izin terlebih dahulu kepada tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Tulungagung.

Ia melanjutkan, dari delapan objek wisata, hanya pantai Gemah yang telah dibuka untuk saat ini.

Ini karena munculnya desakan ekonomi dari masyarakat untuk kembali membuka Kawasan wisata di Pantai Gemah. Ini terlihat dari banyaknya pengunjung yang berusaha masuk ke area pantai. Namun karena masih ditutup, para pengunjung pun memilih parkir di sekitar jalur lintas selatan (JLS).

“Karena malah meluber ke jalan, akhirnya pihak pengelola berinisiatif untuk membuka kembali. Selain untuk kembali menggerakkan perekonomian, juga untuk mempermudah pengawasan pengunjung,”urainya.

Untuk itu, ia pun menekankan kepada pihak pengelola untuk benar-benar mematuhi protokol Kesehatan di area wisata. Seperti penyediaan tempat dan sarana cuci tangan, pengecekan suhu di pintu masuk, dan melakukan pembersihan di sarana dan prasarana pantai. Nantinya jika berbagai protokol Kesehatan tidak dipatuhi, pihaknya akan mencabut izin membuka Kawasan objek wisata. “Ya ini bisa dibilang untuk uji coba terlebih dahulu. Kalau ada penyimpangan dari protokol Kesehatan, tentu akan kami cabut izinnya,”tandasnya. (*)

(rt/nda/alwk/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia