alexametrics
Senin, 10 Aug 2020
radartulungagung
Home > Trenggalek
icon featured
Trenggalek

Sidak Warung, Tempat Duduk Masih Berdekatan

05 Juli 2020, 08: 00: 59 WIB | editor : Alwik Ruslianto

JAGA JARAK: Tim gabungan ketika melakukan sidak protokoler kesehatan di warung Lapangan Sumbergedong. Ditemukan pengunjung masih berkerumun.

JAGA JARAK: Tim gabungan ketika melakukan sidak protokoler kesehatan di warung Lapangan Sumbergedong. Ditemukan pengunjung masih berkerumun. (DISKOMINFO FOR RADAR TRENGGALEK)

KOTA, Radar Trenggalek - Pemkab Trenggalek  harus bergerak cepat untuk meminimalisasi risiko penyebaran virus korona. Pasalnya, wacana memasuki kondisi normal baru (new normal) memicu masyarakat luas melakukan aktivitas seperti biasa seakan Covid-19 tidak ada lagi. Tak ayal, mengakibatkan kerumunan masyarakat yang berisiko terjadinya penularan.

Sehingga pada Jumat malam (3/6) kemarin, pemkab bersama tim terkait melakukan sidak kepatuhan protokol kesehatan. Berdasarkan informasi yang didapat Jawa Pos Radar Trenggalek, sidak tersebut menyasar di sejumlah tempat keramaian dan warung di seputar wilayah Trenggalek kota.  Salah satunya deretan warung di Lapangan Sumbergedong yang selalu ramai pengunjung.

Semua pengunjung maupun pengelola dilakukan pemeriksaan suhu. Jika dutemukan suhu orang di atas 37,3 derajat Celsius, akan dilakukan rapid test di tempat. Tercatat ada lima tim yang diterjunkan langsung untuk melakukan hal tersebut. Tujuannya, memberi imbauan dan edukasi terhadap pengunjung tempat keramaian agar senantiasa mematuhi protokol kesehatan. Seperti memakai masker, jaga jarak, dan membudayakan hidup bersih sesering mungkin melakukan cuci tangan pakai sabun. "Ini akan terus kami lakukan untuk mengantisipasi membeludaknya pengunjung pada akhir pekan," ungkap Bupati Trenggalek Moch. Nur Arifin.

Ini dilakukan, mengingat new normal bukan berarti sudah normal. Melainkan kebiasaan dan kesadaran baru yang harus dijalani masyarakat untuk menegakkan protokol kesehatan. Itu perlu dulakukan. Sebab kendati sejauh ini di Trenggalek ada 28 pasien terkonfirmasi positif korona, belum ada transmisi lokal. "Makanya, perlu dilakukan pencegahan agar jangan sampai ada transmisi lokal," katanya.

Hasilnya, sebagian besar pemilik warung atau pengunjung sudah memahami protokol kesehatan. Seperti sudah punya fasilitas cuci tangan pakai sabun, sebagian besar pengunjung telah menggunakan masker serta suhu semuanya masih di bawah 37,3 derajat Celsius. Namun yang masih menjadi perhatian, jarak atau tempat duduk para pengunjung masih berdekatan.

Tim mengimbau pemilik warung dan sebagainya menata sedemikian rupa agar jarak mengunjung minimal 1 meter. Sebab, ada ruangan pada mayoritas warung belum terpakai secara keseluruhan sehingga memungkinkan untuk melakukan physical distancing. Kini pemkab tengah menyiapkan Peraturan Bupati (Perbup) tentang Pelaksanaan Disiplin Penegakan Protokol Kesehatan untuk Semua Sektor. Mulai dari rumah makan, tempat wisata, dan sebagainya. "Jadi jangan sampai kalah dengan Covid-19. Makanya kami terus beri imbauan agar selalu patuhi protokoler kesehatan," jelas Bupati Ipin. (*)

(rt/zak/alwk/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia