alexametrics
Senin, 10 Aug 2020
radartulungagung
Home > Trenggalek
icon featured
Trenggalek

Dapat Tambahan Dua Pasien Positif

06 Juli 2020, 12: 00: 59 WIB | editor : Alwik Ruslianto

Infografis

Infografis

KOTA, Radar Trenggalek - Klaster dari zona merah diduga kembali menambah deretan kasus positif Covid-19 di Bumi Menak Sopal. Sampai kemarin (5/7), ada tambahan dua pasien baru yang terpapar virus korona. Sehingga total kasus Covid-19 kini mencapai 30 orang. Hal itu dibenarkan Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Trenggalek, dr Murti Rukiyandari. 

Menurut Murti, latar dari kedua kasus positif Covid-19 di Trenggalek masih berkaitan dengan klaster luar daerah. Apabila meninjau latar riwayat pasien ke-29, ternyata wanita yang berusia 46 tahun itu datang dari Surabaya. Dia adalah ibu rumah tangga (IRT). Suaminya bekerja di perusahaan keran di kota metropolitan tersebut.  

Pada 19 Juni lalu, pasien ke-29 dan suaminya pulang ke Desa Wonokerto, Kecamatan Suruh. Empat hari kemudian, pasien ke-29 mengantarkan anak pertamanya yang sedang melahirkan di Puskesmas Suruh sampai sekitar pukul 01.30. “Sejak kali pertama datang ke Trenggalek, pasien ke-29 sudah direkomendasikan Puskesmas Suruh untuk menjalani isolasi mandiri di rumah,” ungkapnya. 

Pada 29 Juni atau seminggu kemudian, kata dia, pasien ke-29 menjalani rapid test bersama anak pertama dan keduanya. Hasil dari rapid test tersebut menyatakan bahwa pasien ke-29 dan anak pertamanya reaktif. Sementara anak keduanya nonreaktif. “Pada 1 Juli, pasien 29 diantar ke RSUD dr Soedomo untuk pengambilan spesimen swab dan melanjutkan isolasi mandiri di rumah. Dan pada 3 Juli, hasil swab test terhadap pasien ke-29 ternyata hasilnya positif Covid-19. “Karena positif, pasien selanjutnya diisolasi di Asrama Covid 1 (Ascov 1) BKD Trenggalek,” imbuhnya. 

Dari hasil tracing pun ditemukan 13 orang kontak erat atau orang tanpa gejala (OTG) dari pasien ke-29 Trenggalek. Yakni 2 anak, 1 menantu, 1 cucu, ayah, ibu, dan 7 saudara pasien ke-29. Para OTG itu, 11 orang tinggal di Desa Wonokerto dan 2 lainnya tinggal di Desa Nglebo, Kecamatan Suruh. “Diduga pasien ke-29 terpapar virus ini saat di Surabaya,” tegasnya. 

Sementara,  lanjut dia, pasien ke-30 adalah wanita berusia 25 tahun berasal dari Desa/Kecamatan Munjungan. Pasien itu bekerja di toko baju sekitar satu tahun di Surabaya. Pada 25 Juni, dia pulang ke Munjungan dengan temannya menggunakan sepeda motor. Dia sempat menginap selama semalam di Kediri. 

Kemudian, pasien ke-30 itu melanjutkan perjalanan ke Trenggalek dan menjalani isolasi mandiri. Diketahui dia sempat berinteraksi dengan tetangga, ayah, dan adik tirinya. Pasien ini juga sempat mengunjungi ayah kandungnya di Kecamatan Watulimo. Pada 30 Juni, dia menjalani rapid test dan hasilnya reaktif. Esok harinya pun dia diantar ke RSUD dr Soedomo untuk swab test. “Tanggal 3 Juli, hasil swab test PCR keluar dan dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. Karena terkonfirmasi positif, maka pasien dipindahkan ke ruang isolasi di Ascov 1 Trenggalek,” kata dia. 

Dari kasus ini, terdapat 8 orang kontak erat. Yaitu kakeknya yang berusia 65 tahun, 1 tetangga, 1 ayah tiri, 1 adik tiri, ayah kandung di Watulimo, pembantu rumah tangga, dan 2 orang anak pembantu.  Semua kontak erat telah dilakukan pemeriksaan rapid test dengan hasil nonreaktif. Disinyalir pasien ini terpapar Covid-19 dari Surabaya.

Dengan tambahan dua kasus baru ini, pemerintah segera mengambil langkah cepat dengan memindahkan isolasi pasien 29 dan 30 di Ascov 1 Trenggalek untuk dipantau perkembangan kesehatannya. Selain itu, juga memberikan edukasi dan menerapkan isolasi mandiri di rumah bagi OTG pasien 29 dan 30 dengan pengawasan secara ketat oleh satgas desa. “Melakukan tracing dan pendalaman lebih lanjut terhadap kontak erat dan segera menetapkan kawasan disiplin physical distancing di sekitar titik isolasi mandiri OTG pasien,” ungkapnya. 

Dengan tambahan dua kasus positif dan dua sembuh pada hari ini, maka total pasien positif Covid-19 Kabupaten Trenggalek sampai kini ada 30 orang. 21 orang telah dinyatakan sembuh dan tersisa 9 orang yang belum sembuh. Yaitu pasien 20, 21, 22, 23, 26, 27, 28, 29, dan 30 yang kini dalam kondisi baik, sedang menjalani isolasi di Ascov 1 BKD Trenggalek. "Mari kita sama-sama berdoa untuk pasien Covid-19 yang ada di Ascov 1, semoga segera diberikan kesembuhan dan dipulihkan kesehatannya," tandasnya. (*)

(rt/pur/alwk/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia