alexametrics
Senin, 10 Aug 2020
radartulungagung
Home > Blitar
icon featured
Blitar

Distribusi Film Tersendat, Bioskop Tunda Buka

07 Juli 2020, 16: 00: 59 WIB | editor : Alwik Ruslianto

TUNDA BUKA: Seorang pengunjung sedang melintas di depan bioskop yang belum dibuka di Mall Blitar Square.

TUNDA BUKA: Seorang pengunjung sedang melintas di depan bioskop yang belum dibuka di Mall Blitar Square. (ADITYA YUDA SETYA PUTRA / RADAR BLITAR)

KEPANJENKIDUL, Radar Blitar - Kendati operasional di Mall Blitar Suare perlahan mulai pulih, nampaknya masyarakat Blitar harus sedikit lebih bersabar untuk kembali menonton film di bioskop. Pasalnya, pihak pengelola mall terpaksa harus menunda pembukaan bioskop karena adanya kendala distribusi film dari Amerika. Padahal, sebelumnya pihak pengelola merencanakan pembukaan kembali bioskop pada hari Senin kemrarin, (6/7).

Manajer Blitar Square Toni Antonius menerangkan, adanya pasokan film yang tersendat dari pihak distributor yang dalam hal ini adalah Amerika, yang menyebabkan pihak pengelola Blitar Square belum mendapatakan stok film baru hingga saat ini. “Ternyata mundur karena pasokan film dari Amerika belum bisa masuk ke Indonesia,” terang Toni.

Karena itu, pihak pengelola akhirnya memutuskan untuk menunda pembukaan bioskop yang seharusnya dilakukan kemarin.

Sebenarnya pihak pengelola bioskop memiliki opsi untuk tetap membuka kembali bioskop dengan menayangkan kembali stok film lama. Namun, karena berbagai pertimbangan akhirnya hal tersebut urung dilakukan. “Kita juga tidak bisa putar film lama kan. Sudah tidak seru,” tambahnya.

Terkait alasan macetnya distribusi film dari pihak distributor, Toni mengaku, belum mengetahui alasan pasti terkait hal tersebut. Namun hal ini wajar karena dari dalam negeri, distribusi film lokal pun masih mengalami kendala. “Di sana (Amerika, Red)  belum aktif. Film lokal juga masih belum bisa keluar,”akunya.

Dia mengungkapkan, padahal pihak pengelola Blitar Square sudah menyiapkan semua operasional mall dan bioskop secara khusus terkait dengan pengadaan persiapan fisik  maupun nonfisik yang sesuai dengan instruksi pemerintah seperti pembatasan pengunjung mall sebanyak 50 persen, pengadaan wastafel, pengecekan suhu bagi pengunjung dan juga sejumlah persiapan lainnya. “Walaupun sudah siap secara operasional, tetap tidak bisa buka (bioskop, Red),” ungkap Toni.

Dia menambahkan, apabila bioskop sudah dapat dibuka nanti, dipastika seluruh kegiatan operasionalnya akan disesuaikan dengan peraturan pemerintah melalui tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 (GGTP Covid-19). Salah satunya adalah pembatasan jumlah pengunjung bioskop sebesar 50 persen dari total kapasitas.. “Perwali sudah turun. Sudah mengizinkan sektor usaha, terutama bidang hiburan. Sabtu kemarin ada kunjungan gugas dan dinas pariwisata. Katanya sudah oke,” tandasnya.

Dia mengungkapkan, kemungkinan besar bioskop akan kembali dibuka pada akhir bulan ini. Nantinya akan diberlakukan sistem baru pada bagian tiket. Apabila di kondisi normal kegiatan transaksi tiket dilakukan secara langsung, nanti pengunjung akan diimbau untuk memaksimalkan sistem pemesanan tiket melalui aplikasi daring. Selanjutnya, proses pengambilan tiket dari mesin tiket akan dilakukan sendiri oleh si pengunjung untuk meminimalkan kontak langsung antara petugas dengan pengunjung. (*)

(rt/did/alwk/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia