alexametrics
Senin, 10 Aug 2020
radartulungagung
icon-featured
Hukum & Kriminal

Gara-Gara Pesta Miras, Dua Warga Kabupaten Blitar Tewas

07 Juli 2020, 11: 31: 57 WIB | editor : Didin Cahya FS

NAHAS: Jenazah korban pesta miras kini masih berada di RSUD Mardi Waluyo.

NAHAS: Jenazah korban pesta miras kini masih berada di RSUD Mardi Waluyo. (MOCHAMMAD SUBCHAN ABDULLAH/RADAR BLITAR)

SUKOREJO, Radar Blitar - Miras oplosan kembali menelan korban jiwa, Selasa (7/7). Dua warga asal Kabupaten Blitar meregang nyawa usai menenggak minuman haram tersebut. 

Dua warga yang tewas tersebut diketahui bernama SR, 40, warga Desa Purworejo, Kecamatan Sanankulon dan Gn, 42, warga Desa Jatilengger, Kecamatan Ponggok. Keduanya menghembuskan nafas terakhir setelah mendapatkan perawatan intensif di RSUD Mardi Waluyo. 

SR lebih dulu tewas. Kemudian disusul rekannya, Gn. Kedua korban tersebut sebelumnya menggelar pesta miras di sebuah acara musik elekton di Kelurahan Blitar, Kecamatan Sukorejo pada Sabtu (4/7) lalu. "Saat itu, Dua korban itu minum bersama dua teman lainnya. Mereka membawa satu botol besar Coca-Cola ukuran 2 liter berisi miras," jelas Kasubbag Humas Polres Blitar Kota Iptu Ahmad Rokhan, Selasa (7/7). 

Lanjut Rokhan, miras oplosan satu botol besar itu langsung ditenggak bersama empat orang. Mereka minum-minuman hingga pukul 01.00. "Setelah mereka lanjut minum lagi di salah satu kafe di daerah Penataran. Mereka minum anggur merah sampai pukul 04.30," terang polisi ramah ini. 

Usai minum sampai pagi, mereka langsung kembali pulang. Namun, keesokan harinya, Minggu (5/7), Gn mengeluh sakit pada istrinya. Sang istri langsung membawa suaminya itu ke RS Syuhada Haji dan kemudian di rujuk ke RSUD Mardi Waluyo.

Tidak lama, temannya, SR, datang menyusul ke rumah sakit. SR juga mengeluh sakit dan masuk ke RS sudah menggunakan tabung oksigen. Tak lama kemudian, nyawanya tidak tertolong dan tewas. "Dan malam harinya (Minggu malam, 6/7), giliran Gn meninggal dunia," terang Rokhan. 

Saat ini, kasus tewasnya warga akibat keracunan miras oplosan itu sedang diselidiki polisi. Kepolisian langsung melakukan otopsi terhadap dua korban tersebut untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban. 

(rt/kan/did/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia