alexametrics
Minggu, 09 Aug 2020
radartulungagung
Home > Trenggalek
icon featured
Trenggalek

Launching Pembukaan Destinasi Wisata New Normal

11 Juli 2020, 07: 00: 59 WIB | editor : Alwik Ruslianto

DILAUNCHING: Bupati Trenggalek didampingi Kapolres dan Dandim 0806 Trenggalek me-launching dibukanya 13 destinasi wisata yang lolos verifikasi.

DILAUNCHING: Bupati Trenggalek didampingi Kapolres dan Dandim 0806 Trenggalek me-launching dibukanya 13 destinasi wisata yang lolos verifikasi. (HENNY SURYA AKBAR PURNA PUTRA/RADAR TRENGGALEK)

BENDUNGAN, Radar Trenggalek - Selangkah demi selangkah, tahapan untuk kembali menggairahkan perekonomian di sektor pariwisata dilalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Trenggalek. Setelah dirumuskan standar operasional prosedur (SOP) kemudian dilaksanakan sosialisasi dan verifikasi, kemarin akhirnya sebanyak 13 destinasi wisata di Trenggalek kembali dibuka untuk umum.

Bupati Trenggalek M. Nur Arifin didampingi Kapolres Trenggalek dan Dandim 0806 Trenggalek me-launching 13 destinasi wisata yang dibuka kembali. Acara yang diselenggarakan Disparbud Trenggalek ini berlangsung di Putri Maron Desa Depok, Kecamatan Bendungan kemarin.

Ketiga belas destinasi wisata tersebut yaitu Putri Maron di Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Wisata Tebing Linggo Desa Nglebo, Kecamatan Suruh; Bukit Tunggangan, Desa Kendalrejo, Kecamatan Durenan; Kampung Toga Lestari Desa Malasan, Kecamatan Durenan; serta Desa Wisata Durensari, Desa Sawahan, Kecamatan Watulimo.

PROAKTIF: Kepala Disparbud Trenggalek Sunyoto didampingi Kepala Desa Depok Kecamatan Bendungan Sugeng Asmoro, saat menjelaskan proses tahapan pembukaan destinasi wisata sejak ditutup Maret lalu.

PROAKTIF: Kepala Disparbud Trenggalek Sunyoto didampingi Kepala Desa Depok Kecamatan Bendungan Sugeng Asmoro, saat menjelaskan proses tahapan pembukaan destinasi wisata sejak ditutup Maret lalu. (HENNY SURYA AKBAR PURNA PUTRA/RADAR TRENGGALEK)

Di Kecamatan Watulimo ada empat destinasi wisata pantai siap dinikmati yaitu Pantai Mutiara, Pantai Pasir Putih Karanggongso, dan Pantai Prigi. Masih di Kecamatan Watulimo, juga bisa dinikmati keindahan suasana di Hutan Mangrove Cengkrong. Sedangkan di Kecamatan Panggul pengunjung bisa kembali berekreasi di Pantai Pelang. Keindahan wisata alam yang juga bisa dinikmati lagi yaitu Gua Ngerit Desa Senden, Kecamatan Kampak. Juga Banyu Lumut Desa Tegaren Kecamatan Tugu. Seementara di wilayah kota yaitu di Hutan Kota.

Kepala Disparbud Trenggalek Drs Sunyoto, MM menyampaikan, penekanan pada proses verifikasi pada pelaksanaan protokol kesehatan yang ketat, baik di destinasi wisata maupun setor jasa pariwisata lainnnya. Dinas melibatkan gugus tugas baik kabupaten, kecamatan, dan desa. Dari 22 destinasi yang diverifikasi, 13 di antaranya siap untuk dibuka.

“Selanjutnya tidak bisa berhenti sampai di sini. Setelah 13 destinasi ini, kami juga akan proaktif memdampingi destinasi lainnya sehingga bisa berkembang dan bertambah. Begitupun evaluasi terhadap pelaksanaan protokol kesehatan, jika tidak kenceng, menurun, akan kami ingatkan. Bahkan bisa ditutup kembali,” tegas Sunyoto.

Sementara Bupati Trenggalek M. Nur Arifin meminta kepada para pimpinan OPD yang datang untuk terus mengawal asesmen destinasi wisata secara berkala. Misalnya, dinas kesehatan dalam waktu dua minggu sampai sebulan dilakukan rapid test pada pelaku jasa wisata. “Apa betul bersih dan tidak ada transmisi lokal,” ucap bupati.

Bupati juga meminta agar pengelola destinasi wisata juga membuat platform secara online untuk menawarkan destinasi wisata mereka. Untuk saat ini, tempat wisata tersebut dibuka untuk wisatawan lokal Trenggalek. Penerapan new normal pariwisata ini sebagai pengungkit kembali perekonomian yang terpuruk dan menghindari destinasi wisata sebagai klaster penyebaran Covid-19. (*)

(rt/dre/alwk/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia