alexametrics
Senin, 10 Aug 2020
radartulungagung
Home > Politik
icon featured
Politik

Usung Totok-Suharto, Optimistis Tak Ada Calon Tunggal

DPD Golkar Trenggalek Merapat ke PKB

24 Juli 2020, 12: 45: 59 WIB | editor : Bella Orlandis

Infografis

Infografis

KOTA, Radar Trenggalek – DPC PKB Trenggalek optimistis memupuskan isu yang berembus seputar calon tunggal di pilbup Trenggalek. Bakal ada pasangan calon yang diusung PKB untuk mengalahkan pasangan Mochamad Nur Arifin (Ipin) dan Syah M. Nata Negara (Syah) yang diusung PDIP. Calon yang digadang tersebut adalah Alfan Rianto Muasir (Totok), berpasangan dengan Suharto. 

Utak-atik pasangan yang bakal bertarung di pilbup Trenggalek ini terus berlangsung di internal DPC PKB Trenggalek. Seperti diketahui, berawal dari pasangan Totok-Ponco yang tidak mulus mengantongi rekom, kemudian berlanjut menghadapi kenyataan pilihan PDIP jatuh ke Syah M. Nata Negara yang merupakan kader DPC PKB Trenggalek. Usulan rekom kemudian berubah pada Ipin-Zaenal Fanani.

Lantaran usulan sebelumnya yaitu Ipin dan Zaenal Fanani tidak direspons oleh DPP PDI Perjuangan, PKB bakal mengusulkan bakal paslon lain agar tidak ada calon tunggal pada pilbup yang rencananya dihelat pada 9 Desember mendatang. "Pada perhelatan pilbup nanti, kecil kemungkinan akan ada calon tunggal, kendati isu tersebut banyak bermunculan," ungkap Sekretaris DPC PDIP, Samsul Anam.

Dia melanjutkan, DPC PKB Trenggalek telah mengusulkan paket lain agar mendapat rekomendasi dari DPP. Paket tersebut adalah bakal paslon Alfan Rianto Muasir (Totok) dan Suharto. Dengan semakin mepetnya waktu pendaftaran dan rekomendasi PDIP ditunjukan pada bakal paslon bukan usulan dari DPC, diyakini usulan tersebut bakal diamini sekaligus mendapat rekom dari DPP PKB. "Dengan ini, kami (PKB, Red) siap berangkat pada pilbup nanti," katanya.

Apalagi, sejauh ini komitmen untuk berkoalisi dengan Partai Golkar pada pilbup nanti masih tetap berjalan. Gayung pun bersambut, berdasarkan pertemuan antarpartai yang terjalin selama ini, jika bakal paslon yang diusulkan mendapat rekomendasi dari DPP PKB, hal serupa juga akan dilakukan oleh DPP Partai Golkar. "Untuk kepastian rekomendasi, kami tidak bisa menyampaikan karena masih menunggu keputusan DPP. Namun berdasarkan unsur kelembagaan, komitmen berkoalisi dengan Partai Golkar tetap terjaga," jelas ketua DPRD Trenggalek ini.

Senada diungkapkan Wakil Ketua DPD Partai Golkar Trenggalek, Arik Sri Wahyuni. Menurut dia, sejak awal DPD Partai Golkar Trenggalek menjalin komunikasi intens dengan DPC PKB Trenggalek. Bahkan, komunikasi yang dilakukan sampai di tingkat DPP. Dari situ, telah terjadi kesepakatan bahwa akan mengusung paslon lain dalam pilbup nanti untuk menghindari adanya calon tunggal. "Komunikasi terus dilakukan. Semoga saja rekomendasi dari DPP sesuai yang diinginkan," imbuhnya. (*)

(rt/zak/bel/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia