alexametrics
Senin, 10 Aug 2020
radartulungagung
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Pura-Pura Bertamu, Gasak Beat

27 Juli 2020, 11: 13: 02 WIB | editor : Bella Orlandis

BERAKHIR DI TAHANAN: Polisi menunjukkan barang bukti sepeda motor yang dicuri tersangka di Mapolres Blitar.

BERAKHIR DI TAHANAN: Polisi menunjukkan barang bukti sepeda motor yang dicuri tersangka di Mapolres Blitar. (MOCHAMMAD SUBCHAN ABDULLAH/RADAR BLITAR)

TALUN, Radar Blitar - JS, warga Desa Bendosewu, Kecamatan Talun, harus berurusan dengan polisi. Pria 45 tahun itu nekat menggasak sepeda motor milik tetangganya sendiri, Iwan.

Saat kejadian, Honda Beat nopol S 5580 LG milik korban diparkir di halaman rumah. Modus pelaku yakni pura-pura ikut bertamu bersama pemilik. "Kejadiannya pada 14 Juli lalu. Saat itu korban (pemilik sepeda motor, Red) sedang bertamu di rumah tetangganya. Sepeda motor diparkir di depan rumah. Tiba-tiba pelaku datang," jelas Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani Eko Prasetyo, kemarin (26/7).

Fanani menjelaskan, usai ikut bertamu, pelaku pamit pulang lebih dulu. Saat pulang itulah pelaku membawa sepeda motor milik Iwan yang diparkir di depan rumah tersebut. Ketika korban pulang, kaget karena sepeda motor yang diparkir sudah tidak ada. Kemudian mencari di sekeliling, tapi tidak ada. Korban lalu melaporkan kejadian itu ke Polsek Talun.

Usai berhasil mencuri, pelaku menjual motor tersebut. Anggota langsung bergerak dan menyelidikinya. Pelaku berhasil dibekuk bersama penadah.

Keduanya lantas dibawa ke Mapolsek Talun berserta barang bukti sepeda motor Honda Beat hasil curian. Akibat perbuatannya itu, pelaku dijerat pasal 362 KUHP tentang Pencurian. Pelaku terancam hukuman paling lama tujuh tahun penjara.

Kepada polisi, JS mengaku nekat mencuri karena sedang butuh uang. Yakni untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. "Saya mencuri baru kali ini. Sedang butuh uang," aku pelaku. (*)

(rt/kan/bel/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia